Sudah di Surabaya, PSM Menolak Tanding dengan Persebaya di Batakan

Football5Star.com, Indonesia – Laga antara Persebaya Surabaya kontra PSM Makassar yang dijadwalkan digelar pada Sabtu (2/10/2019) besok belum menemui kejelasan.

Hal tersebut lantaran laga yang sedianya dijadwalkan digelar di Surabaya tiba-tiba berpindah ke Stadion Batakan, Balikpapan. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pihak Persebaya tak mendapatkan izin dari kepolisian untuk menggelar laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya tempat mereka biasa melaksanakan partai kandangnya.

Namun, dikarenakan buntut dari kerusuhan oleh suporter yang terjadi setelah laga melawan PSS Sleman beberapa hari lalu, Bajol Ijo dilarang tampil di kandangnya sendiri.

Pemindahan laga ke Stadion Batakan, Balikpapan mendapat protes dari PSM Makassar. Pasalnya, skuat Juku Eja telah berada di Surabaya sejak Rabu (30/10/2019). Sebelumnya, mereka masih mengacu kepada jadwal awal liga yang mencatat laga masih berstatus digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

PSM bersikukuh menyatakan tak akan berangkat ke Balikpapan lantaran mereka menganggap fakta yang ada tidak sesuai aturan yang berlaku. Mereka mengacu pada rapat darurat PT Liga Indonesia Baru dengan perwakilan klub Liga 1 2019 di Bali beberapa waktu lalu. Dimana terdapat poin penting dari rapat darurat itu adalah tuan rumah dinyatakan kalah WO bila gagal menggelar pertandingan .

“PSM sudah bersurat ke PT Liga Indonesia Baru bahwa kami keberatan ke Balikpapan,” tutur Sulaiman Abdul Karim, Media Officer PSM saat dihubungi oleh Football5Star.com.

Terkait fakta tersebut, PT Liga Indonesia Baru (LIB) langsung bersikap. Lewat surat yang bernomor 426/LIB/X/2019, LIB menyerahkan status pertandingan Persebaya versus PSM ke PSSI. “Apa yang kami putuskan tersebut, bagian dari implementasi hasil emergency meeting pada awal bulan lalu,” jelas Dirk Soplanit, Direktur LIB.

Media Officer PSM
Liga IndonesiaPersebaya SurabayaPSM Makassar