“Sulit Ditaklukkan, Roma Tak Mustahil Kebobolan”

AS Roma sangat sulit ditaklukkan, menurut pelatih Bologna, Roberto Donadoni. Pasalnya, Bologna tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh jelang laga kontra Roma dalam lanjutan Serie A Giornata 32 di Stadion Olimpico, Senin (11/4).

Hasil cukup memuaskan diperoleh Bologna dalam pertemuan pertama dengan Roma di Serie A musim ini. Sempat tertinggal 1-2, I Rossoblu akhirnya memaksa Roma hanya meraih satu poin lewat gol penyeimbang yang dicetak Mattia Destro jelang bubaran pada November lalu.

Bologna tengah melalui periode buruk dalam beberapa laga terakhir. Pasalnya, klub yang bermarjas di Stadion Renato Dall’Ara tersebut belum pernah meraih satu kemenangan pun dalam enam laga terakhir di Serie A.

Situasi yang berbeda justru dialami Roma. Sejak Rudi Garcia didepak dari kursi pelatih dan digantikan oleh Luciano Spalletti, I Giallorossi menunjukkan performa apik tidak terkalahkan dalam 10 laga terakhir di Serie A dan sembilan di antaranya berujung kemenangan.

Para pemain kunci Bologna juga dipastikan absen saat menantang Roma, seperti Emanuele Giaccherini yang menjalani skorsing. I Rossoblu juga belum bisa menurunkan Destro, Saphir Taider dan Daniele Gastaldelo akibat cedera.

Donadoni menilai, Roma bukan tidak mungkin dibobol oleh Bologna. Dia meminta para pemainnya untuk fokus menampilkan permainan terbaik.

“Ini kesempatan bagi para pemain yang jarang tampil untuk menunjukkan kemampuannya saat melawan lawan berat (Roma),” kata Donadoni, seperti dilasnir Football Italia.

“Saya berharap melihat reaksi dari para pemain dan rentetan kekalahan akibat masalah taktik berhasil kami akhiri di sesi latihan karena tim ini berjuang keras dan memberikan segalanya. Sayangnya, kami tidak bagus dari segi fisik. Kami mengalami kesulitan,” paparnya.

“Kami tidak memiliki fokus yang semestinya belakangan ini, jadi kami harus bermain sebagai tim untuk menghentikan Roma. Setiap mendapat kesempatan, kami harus bermain dengan nyaman dan menyerang mereka. Roma tidak mustahil dibobol,” tandas Donadoni.

Comments
Loading...