Kapten Persib: Stop Fanatisme Buta!

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Imbauan terkait upaya pemberhentian kekerasan suporter terus digaungkan dan kali ini Supardi Nasir angkat suara. Kapten tim Persib ini dengan tegas meminta fanatisme buta antar-suporter harus segera dihentikan. Pemain berusia 35 tahun ini juga berharap suporter harus lebih menghargai antar-sesama.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Di luar dugaan semua dan di luar nalar kita. Rasanya nggak mungkin seorang manusia, kalau berakal sehat, bisa menganiaya begitu bejatnya. Kita mengutuk keras oknum-oknum yang telah melakukan ini. Ini sudah terjadi dan kita berharap jangan ada lagi kejadian seperti ini,” ujar Supardi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Selasa 25 September 2018.

Supardi
Foto: vikingpersib.co.id

Seperti diketahui, Persib, dipimpin oleh manajer tim, Umuh Muchtar, melakukan tabur bunga ke Stadion GBLA sebagai bentuk penghormatan terakhir. Supardi juga menekankan perlunya kesadaran agar fanatisme buta tidak sampai membuat ada nyawa melayang.

“Siapa saja, bukan cuma Bobotoh atau The Jak, tingkatkan respek, saling menghargai antar-sesama. Kita Indonesia, tetap Indonesia. Jangan karena fanatisme buta membuat nyawa melayang dengan sia-sia. Seluruh pemain Persib, manajemen, pelatih, semuanya mengutuk kejadian ini,” tegas Supardi lagi dikutip dari situs resmi Persib.

Kasus pengeroyokan yang menewaskan Haringga Sirila ini terjadi sebelum laga Persib vs Persija dimulai di Stadion GBLA, pada 23 September 2018 lalu. Anggota The Jakmania asal Cengkareng, Jakarta Barat ini, dikeroyok oleh sekelompok Bobotoh dan membuatnya sampai meregang nyawa. Sempat dilarikan ke rumah sakit, ia akhirnya meninggal karena luka berat.