Surat Terbuka Barito Putera Soal Isu Virus Corona

Football5Star.com – Manajemen Barito Putera menulis surat terbuka terkait isu virus corona yang belakangan menghinggapi Indonesia. Mereka jua bicara soal kondisi asisten pelatih, Yunan Helmi, yang sempat diduga jua menjadi salah satu pasien positif COVID-19.

Virus corona COVID-19 memang makin hari kian meningkat kasusnya. Di Indonesia saja, per 24 Maret tercatat ada 685 kasus positif corona, 55 di antaranya meninggal dunia. Kondisi itu tentu berdampak kepada ranah sepak bola. Hingga kini, kelanjutan Liga 1 2020 belum bisa dipastikan.

Menyikapi hal itu, manajemen Barito Putera mengaku sudah mengambil langkah preventif melalui araan tim medis klub. Hal itu untuk memonitor kondisi kesehatan para pemain dan seluruh personel tim, baik altihan maupun pertandingan.

Asisten Djanur Diduga Terinfeksi Corona, Barito Putera Tunggu Hasil Laboratorium

Monitoring semakin ditingkatkan usai ada salah seorang personel tim dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, Banjarmasin dari RS Suaka Insan, Banjarmasin dengan kondisi demam tinggi. Tanpa harus menunggu hasil pemeriksaan dari personel yang dirawat di rumah sakit tersebut, pada hari Selasa tanggal 17 dan Rabu tanggal 18 Maret 2020 para pemain, pelatih dan ofisial PS Barito Putera menjalani pemeriksaan kesehatan intensif.

Berikut Surat Terbuka Barito Putera soal Isu Corona

Assalaamu’alaikum wr wb,

Menyikapi perkembangan situasi akhir-akhir ini, khususnya terkait penyebaran virus Corona atau Covid 19 di Tanah Air dan khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, manajemen PS Barito Putera menyampaikan hal-hal berikut ini. Pertama-tama, sejak kemunculan Covid 19 mulai menjadi sorotan di Indonesia, manajemen sudah mengambil langkah preventif melalui arahan tim medis klub untuk memonitor kondisi kesehatan seluruh personel tim, baik pada saat latihan maupun pertandingan.

Upaya preventif dimaksud antara lain penggunaan masker, mengurangi kontak fisik, serta penggunaan infra red thermal scan saat menggelar partai kandang di Stadion Demang Lehman, Martapura tanggal 6 Maret 2020 menghadapi Bali United FC. Monitoring semakin ditingkatkan pada saat diketahui ada salah seorang personel tim dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, Banjarmasin dari RS Suaka Insan, Banjarmasin dengan kondisi demam tinggi. Tanpa harus menunggu hasil pemeriksaan dari personel yang dirawat di rumah sakit tersebut, pada hari Selasa tanggal 17 dan Rabu tanggal 18 Maret 2020 para pemain, pelatih dan ofisial PS Barito Putera menjalani pemeriksaan kesehatan intensif.

Barito Periksa Semua Pemain

Pemeriksaan meliputi pengukuran suhu tubuh, pengambilan sampel darah, pemotretan rontgen thorax paru-paru, hingga pemeriksaan fungsi pernapasan yang dilakukan oleh dokter spesialis paru-paru. Syukur alhamdulillah hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh pemain dan ofisial yang diperiksa dinyatakan sehat. Kendati demikian, manajemen tetap melakukan langkah-langkah preventif konkret, di antaranya penyemprotan cairan disinfektan di lokasi mes pemain dan stadion.

Kesemua itu sudah menjadi komitmen manajemen PS Barito Putera untuk menjalankan hal-hal yang telah digariskan oleh pemerintah, PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru sebagai operator Liga 1. Termasuk keputusan penundaan jadwal kompetisi Liga 1 Tahun 2020, yang diputuskan oleh pihak regulator Liga setelah mempertimbangkan dinamika permasalahan di masyarakat.

Kepada seluruh pecinta PS Barito Putera, tak lupa kami mohonkan kesabarannya menanti kelanjutan pelaksanaan kompetisi sampai ada keputusan dari otoritas persepakbolaan di Tanah Air. Kami juga mohonkan doanya untuk kesembuhan salah seorang anggota keluarga besar PS Barito Putera yang masih dalam perawatan medis. Semoga cepat diberikan kesembuhan dan diangkat penyakitnya oleh Allah SWT…Aamiin Ya Robbal Alaamiin.

Manajemen juga mengajak kepada semua pihak agar tetap tenang, tidak panik serta tidak terpancing atau pun terlebih-lebih sampai menyebarluaskan informasi tidak jelas yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Hal ini karena informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, dikhawatirkan justru akan memunculkan kegelisahan dan kepanikan publik. Belum lagi dampak psikologis yang dirasakan oleh mereka yang menjadi objek dari kabar bohong atau hoaks.

Mari kita rapatkan barisan, kita satukan sikap dan langkah untuk melawan Covid 19, sebagaimana selalu diserukan pemerintah. Selalu menjaga kebersihan diri, menjaga jarak aman saat berinteraksi dan tak pernah putus berdoa agar Allah SWT segera mengakhiri ujian yang teramat berat ini. Terima kasih, wassalaamu’alaikum wr wb.

Salam hormat

Hasnuryadi Sulaiman
CEO PS Barito Putera