Tammy Abraham Ungkap Cerita Miris Saat Jadi Korban Rasialisme

Football5star.com, Indonesia – Penyerang muda tim nasional Inggris, Tammy Abraham, sempat menjadi korban rasialisme beberapa waktu lalu. Ia menceritakan, kejadian tersebut membuat keluarga besarnya terpukul, termasuk sang ibu.

Pemain yang musim ini menjadi idola baru fans Chelsea itu mengatakan ibunya menangis ketika serangan rasial mengarah padanya. Ibunya merasa prihatin karena ketakutan terbesarnya justru terjadi menimpa sang anak.

Serangan pertama kali dialami Tammy tidak lama setelah dirinya gagal mengeksekusi penalti saat melawan Liverpool di Piala Super Eropa. Ketika itu, ia gagal menaklukan Adrian San Miguel, yang pada akhirnya membuat gelar jatuh ke tim lawan.

@chelseafc Tammy Abraham Chelsea vs Sheffield United
twitter: @chelseafc

“Aku ingat berbicara kepada ibuku dan ia menangis. Ia merasa sangat emosional karena bingung kenapa ini menimpaku. Memang bukan hal yang menyenangkan ketika melihat anak sendiri menjadi korban penghinaan,” ucapnya seperti dikutip dari Eurosport.

“Aku pribadi tidak masalah dengan hal itu. Tapi, memang ada beberapa orang yang tidak terlalu punya karakter kuat menanggapi hinaan seperti ini. Bagi mereka, hal seperti ini sangat menyakitkan, termasuk ibuku,” katanya melanjutkan.

Perlahan tapi pasti, Tamyy Abraham sudah mulai kembali dicintai para fans The Blues. Hal itu tidak terlepas dari empat gol yang sudah dicetak dari empat pertandingan di liga. Hebatnya, dalam dua pertandingan terakhir, ia selalu mencetak dua gol per laganya.

“Ketika kejadian itu, aku hanya memandangi ponselku, melihat komentar-komentar negatif itu. Meskipun ada beberapa komentar dukungan, tetapi tetap ada yang tidak patut dilihat,” tuturnya.

Comments
Loading...