Tamparan Olivier Giroud untuk Frank Lampard

Football5Star.com, Indonesia – Tak jadi pemain andalan bukan berarti tak dapat memberikan kontribusi besar. Tengok saja Olivier Giroud di Chelsea. Meskipun tak jadi andalan manajer Frank Lampard untuk mengisi lini depan, striker berumur 34 tahun itu masih menunjukkan tajinya.

Statistik menarik terhampar pada 2020. Giroud ternyata jadi pemain tersubur Chelsea. Dipercaya tampil dalam 33 laga, pemain asal Prancis tersebut mampu mengemas 18 gol. Rinciannya, dia mencetak 11 gol pada pentas Premier League, 5 gol pada ajang Liga Champions, dan 1 gol masing-masing pada Piala FA dan Carabao Cup.

Dengan 18 gol yang dikoleksinya, Giroud unggul 6 gol atas striker muda Tammy Abraham. Sepanjang 2020, Abraham hanya mampu mengemas 12 gol. Padahal, dia lebih sering bermain, yakni dalam 41 pertandingan.

Gol-gol Giroud pun punya arti besar. Mencetak gol dalam 15 laga pada 2020, hanya 3 kali Chelsea gagal menang. Rinciannya, 1 kali seri dan 2 kali kalah. Adapun Abraham hanya mampu memberikan 7 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 3 kali kalah.

Dari 18 gol yang dibuat Giroud bagi Chelsea sepanjang 2020, 5 gol di antaranya merupakan gol penentu kemenangan. Bagaimana dengan Abraham? Dari 12 gol yang dibuat pemain berumur 23 tahun itu, ternyata hanya 2 gol yang jadi penentu kemenangan.

Giroud Masih yang Tertajam Musim Ini

Olivier Giroud mencetak gol lebih banyak dari Tammy Abraham dan Timo Werner pada musim ini.
sportingnews.com

Musim ini pun, Olivier Giroud masih jadi striker terbaik Chelsea. Tengok saja, dia sudah mengemas 9 gol pada semua ajang yang diikuti The Blues. Dia unggul 1 gol atas Tammy Abraham dan Timo Werner yang sama-sama mencetak 8 gol.

Fakta ketajaman Giroud bagi Chelsea sepanjang 2020 tidaklah mengejutkan bagi Graeme Le Saux. “Di antara para striker Chelsea, dia memang yang memiliki insting paling bagus,” ucap eks bek kiri The Blues itu seperti dikutip Football5Star.com dari Daily Mail.

Lalu, mengapa Giroud dengan statistik golnya yang apik itu tak jadi andalan Frank Lampard? Menurut Le Saux, itu masalah selera belaka. “Dia bukanlah striker yang diinginkan Chelsea, yaitu seorang striker dengan kecepatan dan kekuatan,” kata dia.

Terlepas dari hal itu, rekor gol sepanjang 2020 akan jadi modal bagus bagi Olivier Giroud menatap 2021. Apalagi, belakangan ini Timo Werner justru mandul. Sampai-sampai, Lampard mulai berani menaruh pemain asal Jerman itu di bangku cadangan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More