Tanpa Messi, Barcelona Lebih Subur

Status Lionel Messi sebagai mega bintang sepakbola sudah tak perlu lagi diragukan. Kehadirannya di lapangan selalu memberi pengaruh besar bagi permainan Barcelona.

Tak heran bila fans Barcelona sedikit khawatir saat Messi mengalami cedera, seperti yang terjadi saat Los Blaugrana menghadapi Las Palmas pada 26 September lalu. Baru tampil 10 menit, Messi merasakan sakit di bagian lutut kirinya dan langsung mengakhiri pertandingan.

Di luar dugaan, Barcelona justru bisa tampil lebih agresif sejak absennya Messi. Duet Luis Suarez dan Neymar terbukti bisa berbagit tugas dalam urusan membobol gawang lawan.

Musim ini, duet Suarez dan Neymar semakin menunjukkan peran vitalnya bagi Barcelona. Dari lima laga. Pada lima laga terakhir Barcelona tanpa Messi, total empat kemenangan sudah diraih skuat asuhan Luis Enrique ini.

Awalnya publik sempat skeptis terhadap Barcelona, terutama setelah kalah 1-2 dari Sevilla (3/10). Barcelona dianggap terlalu bergantung pada Messi sehingga sulit untuk mengubah alternatif permainan.

Tetapi di empat laga berikutnya Barcelona justru mengamuk. Total 13 gol dicetak oleh Barcelona selama tak diperkuat Messi dalam lima laga terakhir di Divisi Primera dan Liga Champions.

Menghadapi Rayo Vallecano (17/10), Neymar berhasil mencetak quat-trick pertamanya bersama Barcelona. Tak ketinggalan, Suarez juga turut menyumbangkan satu gol dan dua assist.

Sepekan berikutnya, giliran Eibar yang dipecundangi Suarez dengan torehan hat-trick miliknya. Lagi-lagi, sang tandem, Neymar, memberikan dua assist di partai ini.

Bandingkan dengan lima laga terakhir bersama Messi (tak termasuk laga vs Las Palmas). Meski sama-sama meraih empat kemenangan, Barcelona hanya mampu mencetak empat gol.

Messi sendiri masih menjalani pemulihan cedera lutut kirinya. Striker asal Argentina ini baru akan kembali pada 21 November mendatang. Lalu, apakah Barcelona mampu menjaga konsistensinya dan lepas dari ketergantungan pada Messi?

Comments
Loading...