Tekuk Everton, Thomas Tuchel Bungkam Fan Chelsea

Football5Star.com, Indonesia – Thomas Tuchel berhasil membungkam sejumlah fan Chelsea saat menghadapi Everton, Selasa (9/3/2021) dini hari WIB. Dia menjawab keraguan mereka terhadap rotasi besar yang dilakukannya dengan kemenangan 2-0.

Saat menjamu Everton pada lanjutan Liga Inggris, Tuchel mengambil langkah berani. Dia melakukan rotasi. Tak tanggung-tanggung, ada lima perubahan yang dibuat dari susunan starting XI laga sebelumnya. Hal yang jadi sorotan adalah putusan mencadangkan Mason Mount dan Antonio Ruediger.

Langkah Tuchel melakukan rotasi besar menuai kritik. Sejumlah fan Chelsea terang-terangan tak suka melihat Mount ditepikan sang manajer. Pasalnya, sang gelandang serang tengah dalam performa apik.

thesun.co.uk

“Kenapa Mason Mount tak main dari awal? Aku tak suka rotasi ini!” kata pemilik akun Twitter @cajj19. Sementara itu, pemilik akun @that_Petit_boy mencuit, “Wow, tak ada Mason Mount. Tuchel, kuharap kamu tahu apa yang kamu lakukan.”

Akan tetapi, di lapangan, Tuchel membuktikan putusannya tepat. Apalagi, Kai Havertz yang mengisi pos Mount tampil apik. Dua gol Chelsea di gawang Everton berasal dari kontribusi pemain asal Jerman itu. Gol pertama berasal dari tendangannya yang coba diblok bek Ben Godfrey. Lalu, gol kedua didapatkan setelah dia dijatuhkan Jordan Pickford di kotak penalti.

Tuchel Hanya Turunkan Pemain Terbaik

Soal rotasi besar yang dilakukan saat Chelsea menjamu Everton, Thomas Tuchel juga tak gegabah. Dia menegaskan, hal itu justru dilakukan demi memenangi laga atas The Toffees yang musim ini termasuk salah satu tim tangguh di Liga Inggris. Dia pun hanya menurunkan pemain yang betul-betul siap.

“Ini lagi-lagi adalah partai besar. Kami melakukan beberapa perubahan dengan memasukkan kaki-kaki dan pikiran-pikiran yang segar,” kata Tuchel selepas pertandingan kepada BT Sport seperti dikutip Football5Star.com dari Football London.

si.com

Tuchel lebih jauh mengatakan, “Untuk Kurt Zouma, hari ini dia betul-betul pantas bermain dan Toni (Ruediger), dalam pandangan pribadi saya, butuh istirahat karena telah bermain pada level konsentrasi tinggi.”

Tuchel juga menandaskan, setiap perubahan yang dilakukan terhadap timnya selalu punya dasar logis. Ini bukan masalah suka atau tidak suka. Selain itu, dia juga mengungkapkan tujuan lain, yaitu menanamkan kepercayaan kepada semua pemain.

“Selalu ada alasan untuk setiap perubahan dan Anda tak bisa mengatakan begitu saja, ‘Saya percaya pada kalian!’ Jika percaya kepada mereka, Anda harus membiarkan mereka bermain,” ujar Thomas Tuchel lagi. “Kami ingin menunjukkan kepada tim ini bahwa kami percaya pada semuanya.”

ChelseaEvertonLiga InggrisMason MountPremier LeagueThomas Tuchel