Terancam Dipecat Juventus, Maurizio Sarri Tetap Santai

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, merasa tak takut dengan ancaman pemecatan apabila gagal mempersembahkan gelar Liga Italia musim ini. Menurut Sarri, resiko pemecatan merupakan bagian dari pekerjaannya.

Strategi Sarri memang gagal membuahkan hasil maksimal dalam beberapa pekan terakhir. Pasalnya, Juventus gagal meraih poin penuh dalam tiga pertandingan terakhir.

Hal itu membuat Sarri santer diberitakan akan dipecat Juventus dalam waktu dekat. Pelatih 61 tahun itu dinilai gagal membawa Bianconerri menunjukkan penampilan terbaiknya meski memiliki skuat bertabur bintang.

SB Nation

“Apakah ada yang pernah bertanya kepada atlet F1 apakah dia takut akan kecepatan? Tenti tidak. Ada resiko yang datang dengan pekerjaan ini. Apabila saya takut dengan resiko ini, maka saya takkan mengambil pekerjaan ini,” ujar Maurizio Sarri dikutip dari Sky Sports.

“Jadi, saya santai saja menghadapi situasi seperti ini. Semuanya akan baik apabila kami menang dan situasi akan memburuk jika kami kalah. Pelatih memang selalu mendapat kritik pedas. Ini merupakan bagian dari pekerjaan saya,” sambung Sarri.

Lebih lanjut, Sarri juga mengaku tak punya rencana mengundurkan diri dari Juventus dalam waktu dekat. Ia ingin menghargai kontraknya bersama Bianconerri yang akan usai pada 2022 mendatang.

“Saya masih terikat kontrak di sini. Saya masih ingin menghargai kontrak di sini. Selama melatih Juventus, saya selalu memikirkan mengenai pertandingan selanjutnya. Saya tak pernah berpikir mengenai apa yang akan terjadi tahun depan,” tandas Sarri.

JuventusMaurizio Sarri