Teror di Bukit Jalil Disebut Bukan dari Ultras Malaya

Football5Star.com – Teror yang tercipta di Stadion Bukit Jalil, Selasa (11/19/2019) disebut bukan dari Ultras Malaya. Hal itu diungkapkan oleh eks ketum Jakmania, Larico Ranggamone yang turut hadir ke sana.

Seperti diketahui, kisruh pecah usai laga Malaysia vs Indonesia. Beberapa pendukung Malaysia dilaporkan bersitegang dengan suporter Indonesia hingga di luar stadion.

Kericuhan memang sudah tercium sejak menit ke-32. Tribune yang ditempati suporter Indonesia dilempari oleh suar. Laga sempat berjalan normal. Tapi, beberapa kali suar kembali dilemparkan suporter Malaysia ke Tribune pendukung Indonesia.

“Tadi dijemput sekarang diantar pulang. Tadi memang ada provokasi dan gesekan. Tapi bukan Ultras Malaya. Mereka hebat, nyanyi bukan cuma 2×45 menit tapi 3 jam di lapangan,” bilang Rico dalam Instagram pribadinya.

Rico sendiri mengaku mendapatkan sambutan positif selama berada di Malaysia. Dia juga sempat bertamu ke markas Ultras Malaya. Bahkan, sama-sama berangkat ke stadion.

“Kami harap jangan lelah menyuarakan sama-sama satukan jiwa. Salam satu rumpun,” tutup dia.

Usai insiden itu, sebanyak 41 suporter diamankan oleh kepolisian setempat. Mereka menahan 27 pendukung Malaysia dan 14 suporter Indonesia.

Comments
Loading...