Tevez Klaim Sepak Bola China Tak Bisa Mencapai Level Eropa

Football5star.com, Indonesia – Mantan bintang Juventus, Carlos Tevez, berbicara tentang sepak bola China. Penyerang asal Argentina ini mengklaim, hingga 50 tahun ke depan sepak bola di Negeri Tirai Bambu tersebut tidak bisa mencapai level sepak bola Eropa.

Pernyataan pemain berusia 33 tahun ini merujuk pada fakta yang dilihatnya. Pemain yang pernah membela Manchester United dan Manchester City ini mengatakan bahwa pemain di China tidak berlatih sejak kanak-kanak.

“Di Amerika Selatan dan Eropa, para pemain sudah belajar sepak bola sejak masih anak-anak, tetapi di China tidak demikian,” ujar Tevez kepada SFR Sport.

“Mereka tidak bagus secara teknik dan sepak bola sangat berbeda. Karena alasan inilah saya tidak yakin dalam 50 tahun akan cukup bagi sepak bola China untuk mencapai level sepak bola Eropa.”

Pernyataan Tevez ini tentu saja bertolak belakang dengan apa yang dilontarkan Fredy Guarin. Sebelumnya, pemain internasional Kolombia yang memperkuat Shanghai Shenhua tersebut mengakui bahwa Liga Super China secara substansial mirip dengan Serie A, kasta tertinggi Liga Italia.

Tevez bergabung dengan Shanghai Shenhua pada Januari 2017 dari Boca Juniors. Dia disebut-sebut sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di dunia karena menerima 615.000 poundsterling (sekitar Rp 11,052 miliar) per pekan.

Namun keberadaannya tidak sesuai ekspektasi karena sejauh ini dia baru mencetak empat gol dari 24 laga yang sudah dilalui bersama klub tersebut. Di samping itu, Tevez juga menjadi sorotan karena sikapnya tidak bersahabat.

Comments
Loading...