Thiago Silva Kembali Serang Manajemen PSG

Football5star.com, Indonesia – Mantan kapten Paris Saint-Germain (PSG), Thiago Silva, mengatakan bahwa menjadi raja di Prancis tak membuat mantan timnya merasa puas. Menurut Silva, keberhasilan Les Parisiens di kompetisi domestik tidak ada artinya apabila mereka gagal menjuarai Liga Champions.

Semenjak dikuasai Qatar Sports Invesment (QSI), PSG memang tak segan-segan mengucurkan dana besar demi menjadi juara Liga Champions. Namun, usaha QSI masih belum membuahkan hasil. Pasalnya, prestasi terbaik PSG di Eropa adalah lolos ke final Liga Champions pada musim 2019-20 lalu.

“Ketika bermain di PSG, QSI memberi tekanan yang sangat besar untuk bisa menjadi juara Liga Champions. Tim itu dibentuk untuk menjadi juara Eropa. Bukan juara Ligue 1,” ujar Thiago Silva kepada FourFourTwo.

Thiago Silva - Liga Champions - PSG - Football London
Football London

“Kami berhasil menyapu bersih gelar di Prancis dalam beberapa kesempatan. Tapi, pencapaian itu tidak ada artinya apabila kami tersingkir di babak 16 besar atau perempat final Liga Champions,” sambung Silva.

Lebih lanjut, Silva mengaku lebih nyaman membela Chelsea di Liga Chmapions musim ini. Pasalnya, ia tak mendapat tekanan yang terlalu besar untuk menjadi jawara Eropa bersama The Blues.

“Chelsea memiliki pandangan yang sedikit berbeda mengenai kompetisi Eropa. Chelsea sudah pernah menjadi juara Eropa. Selain itu, menjadi juara Premier League juga menjadi salah satu prioritas utama kami,” tandas Silva.

Musim ini, PSG berhasil menunjukkan performa yang cukup baik di kancah Eropa. Mereka sukses menjadi jawara grup H dan berhasil mengalahkan Barcelona pada partai leg I babak 16 besar pekan lalu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More