Thomas Tuchel Akui PSG Sangat Buruk di Babak Kedua Lawan AS Monaco

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, mengakui bahwa timnya bermain buruk pada babak kedua melawan AS Monaco. Namun Tuchel juga mengakui timnya seharusnya bisa unggul 4 gol di babak pertama.

PSG mendapatkan kekalahan pertamanya sejak pekan kedua saat menghadapi AS Monaco 3-2, (21/11/20). Les Parisiens padahal sempat unggul terlebih dahulu 2-0 lewat dua gol Kylian Mbappe di babak pertama sebelum di comeback pada babak kedua. Kevin Volland menjadi kunci setelah mencetak brace yang membuat kedudukan seimbang dan memberi penalti untuk timnya yang diselesaikan Cesc Fabregas.

AS Monaco vs PSG Kevin Volland Pimpin Comeback Les Monegasques
@UCLonCBSSports

Tuchel merasa pada babak kedua PSG tak memiliki konsentrasi yang sama seperti di babak pertama. Pada babak pertama PSG punya dua gol dianulir VAR karena offside

“Bencana? Ya, babak kedua. Kami mengendalikan permainan, kami mencetak dua gol, dan kami bisa mencetak dua lagi. Yang (gol) ketiga adalah onside. Kami memiliki peluang. Di babak kedua, kami tidak memiliki konsentrasi yang sama. Kami tidak cukup serius. ” kata Tuchel seperti dilansir Football5Star.com dari Telefoot.

Thomas Tuchel melanjutkan, “Kami tidak recover bola dengan kualitas yang sama, dan kami tidak serius bertahan. Kami sepenuhnya bertanggung jawab atas kekalahan ini, Para pemain merasa skor 3-0 atau 4-0, padahal hanya 2-0. Saya tidak punya penjelasan. Saya harus menerima semua kritik, karena kami telah sepenuhnya berhenti bermain, dan kami belum melakukan apa yang diperlukan untuk menang.”

Walaupun kalah, PSG masih nyaman berada di puncak klasemen dengan perolehan 24 poin dari 11 pertandingan. AS Monaco tepat dibawahnya dengan 20 poin.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More