Thomas Tuchel Yakin PSG akan Hajar Marseille pada Le Classique

Football5Star.com, Indonesia – Paris Saint-Germain (PSG) memang masih tak akan turun dengan kekuatan penuh saat menghadapi Olympique Marseille, Senin (14/9/2020) dini hari WIB. Namun, pelatih Thomas Tuchel tetap optimistis. Dia menilai Les Parisiens tetap favorit pada Le Classique nanti.

Menghadapi Marseille pada Le Classique edisi pertama musim ini, PSG masih compang-camping. Kylian Mbappe, Marquinhos, dan Mauro Icardi belum terbebas dari COVID-19. Hal itu membuat sebagian pihak ragu Les Parisiens dapat menaklukkan Les Phoceens.

Mengenai hal tersebut, Tuchel tak sependapat. “Siapa yang lebih favorit? Jika bermain di Parc (des Princes), kami selalu favorit. Meskipun demikian, tak ada yang berubah andai beberapa orang menilai OM lebih favorit dari kami,” ujar Tuchel pada konferensi pers jelang laga seperti dikutip Football5Star.com dari Sport24.

Neymar sudah kembali berlatih jelang laga PSG vs Marseille.
Getty Images

Tuchel lebih lanjut mengatakan faktor lain yang membuat dirinya lebih percaya diri. “Kami punya beberapa pemain yang telah kembali berlatih pada hari ini,” kata pelatih asal Jerman itu. “Kami punya kualitas. Kami sangat kompetitif dan seluruh pemain kami ingin tampil pada laga ini.”

Pemain-pemain yang dimaksud Tuchel adalah kuartet Neymar, Keylor Navas, Angel Di Maria, dan Leandro Paredes. Keempat pemain itu dinyatakan negatif COVID-19 dan dapat kembali berlatih. Meskipun sangat mungkin tak jadi starter, mereka punya kans bermain pada Le Classique nanti.

PSG Punya Rekor Bagus di Le Classique

Alessandro Florenzi jadi tambahan amunisi bagi Thomas Tuchel jelang Le Classique.
Getty Images

Di samping itu, Tuchel juga mendapatkan amunisi baru di sisi kanan dengan kedatangan Alessandro Florenzi dari AS Roma. Dia mengungkapkan, pemain senior yang musim lalu dipinjamkan ke Valencia tersebut memang berpeluang tampil.

“Apakah dia dapat tampil pada Minggu? Kami akan menunggu hasil dua sesi latihan terakhir, yakni hari ini dan besok. Satu hal yang pasti, kehadirannya memberi kami banyak kemungkinan taktik. Dia akan meningkatkan tim kami di posisi bek kanan dengan kekuatan ofensifnya,” urai Tuchel.

Hal lain yang membuat Thomas Tuchel optimistis adalah rekor apik PSG saat melawan Marseille. Mereka tak pernah kalah dalam 20 edisi terakhir Le Classique. Dia menilai hal tersebut sebagai salah satu sumber motivasi tambahan bagi anak-anak asuhnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More