Tidak Bermain Saat Ramadan, Pelatih Tunisia Bersyukur

Football5Star.com, Indonesia – Tunisia akan tergabung di Grup G bersama Inggris, Belgia, dan Panama. Kendati lawan-lawan yang akan dihadapi sangat berat, pelatih Nabil Maaloul justru mengucapkan syukur karena mereka tidak akan bermain selama bulan suci Ramadan.

Tunisia terhindar dari pertandingan selama bulan Ramadan, mengingat laga di Grup G baru akan bergulir pada 18 Juni 2018, setelah Ramadan berakhir. Ini artinya, pemain negara Afrika, yang mayoritas beragama Islam ini bisa bertanding tanpa harus berpuasa.

“Saya senang tidak masuk Grup A dan B. Pertandingan di grup tersebut bersamaan dengan Ramadan, saat para pemain berpuasa. Sedangkan laga di Grup G berlangsung setelah ramadan usai. Ini sangat baik untuk pemain agar lancar menjalankan ibadah,” ujar Maaloul, seperti dilansir situs FIFA, Sabtu (2/12/2017).

lifemagazine.co.ke

Seperti yang diketahui, Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi pesepak bola muslim di Eropa yang sedang berkompetisi. Mereka tentu dituntut untuk menunjukkan performa terbaik di lapangan sambil menjalankan ibadah puasa.

Selama ini, beberapa nama seperti yaya Toure, Mesut Ozil, Karim Benzema, Paul Pogba, dan lainnya kerap menjalani puasa di tengah kompetisi bergulir. Namun, pada situasi tertentu mereka kadang menanggalkan puasanya dan menggantinya di hari lain demi menjaga performa di lapangan.

Adapun Ramadan tahun 2018 akan dimulai pada 15 Mei dan berakhir pada 14 Juni 2018. Tepat empat hari sebelum laga perdana Tunisia melawan Inggris.