Tidak Hanya Pemain Kulit Hitam, Tindakan Rasial Juga Pernah Dialami Striker Asing PSS

Football5star.com, Indonesia – Tindakan rasial di sepak bola acapkali dirasakan oleh pemain dengan kulit hitam. Namun aksi tak terpuji ini juga pernah dirasakan oleh striker PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili.

Dilansir dari media Ukraina, Senin (1/6/2020) Bokhashvili menceritakan bahwa sebelum bermain di PSS, ia sempat hampir bergabung ke klub asal Latvia, FC Riga. Namun latar belakangnya sebagai pemain Ukraina membuat ia gagal bermain di sana.

Ini Alasan Yevhen Bokhashvili Pilih PSS Dibanding Klub Eropa

“Saya pergi ke Latvia dan saya memiliki nasib buruk. Saya menonton FC Riga dan mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka tertarik kepada saya,” kata Yevhen Bokhashvili.

“Namun sayangnya, presiden klub tidak cukup positif tentang Ukraina dan dia berpikir awalnya saya orang Georgia karena nama belakang saya. Dia tidak memiliki kepercayaan kepada orang Ukraina,”

“Saya tidak bisa mengerti kenapa hal seperti itu bisa terjadi di sepak bola,” tambahnya.

Striker 27 tahun tersebut pun cukup bersyukur bisa bermain di Indonesia. Ia mengatakan bahwa Indonesia adalah negara gila bola.

“Di Indonesia, sepak bola adalah olahraga yang populer. Orang-orang di sini sangat menyukai menonton pertandingan. Namun sayangnya kompetisi di sini masih memiliki sejumlah masalah,” ucapnya.

Bokhashvili pun berharap bahwa pandemi corona segara berakhir dan kompetisi sepak bola di Indonesia bisa berlangsung lagi.

“Tidak berlangsungnya kompetisi sangat mempengaruhi saya. Sekarang tidak mungkin untuk melakukan ini dan itu, hal tersebut mempengaruhi hati saya,” tutupnya.