Tiga Alasan Morata Tinggalkan Madrid

Football5Star.com, Indonesia – Alvaro Morata tinggal selangkah lagi tinggalkan Real Madrid. Setelah tercapai kesepakatan transfer antara Los Blancos dan Chelsea, Morata tinggal menjalani tes medis dan melakukan negosiasi pribadi untuk merampungkan kepindahannya ke Stamford Bridge. Begitu rampung, resmilah Morata tinggalkan Madrid untuk kali kedua. Sebelumnya, pada 2014, dia sempat hengkang ke Juventus.

Jika ditelusuri, setidaknya ada tiga alasan utama Morata tinggalkan Madrid. Pertama, penyerang timnas Spanyol itu tak mendapat cukup kesempatan bermain. Sepanjang musim lalu, dia hanya tampil dalam 43 dari total 60 laga yang dilakoni Los Blancos di berbagai ajang. Itu pun, 19 kali saja dirinya turun sebagai starter dan hanya enam kali tampil penuh selama 90 menit. Total, dalam 43 pertandingan, dia hanya bermain selama 1.872 menit atau 43,5 menit per laga.

Keterbatasan kesempatan bermain itu berkaitan dengan alasan kedua, yakni Piala Dunia. Musim 2017-18 adalah masa menentukan bagi semua pemain sepak bola, terutama yang negaranya berpeluang tampil di Piala Dunia 2018. Tanpa sering bermain dan tampil apik, mustahil seorang pemain bisa ikut serta di Rusia ’18. Ini pula yang dicemaskan pemain yang pernah memperkuat tim junior Getafe tersebut.

Faktanya, sejak kembali ke Madrid pada musim lalu, empat kali saja striker berumur 24 tahun itu diturunkan pelatih Julen Lopetegui dalam tujuh laga yang dilakoni timnas Spanyol. Dari jumlah itu, hanya sekali dia turun di laga resmi. Selebihnya, di laga uji coba.

Alasan terakhir, kenyataan yang didapatkan di Madrid tak sesuai dengan harapan Morata. Saat dibeli kembali dari Juventus, pemain yang saat kanak-kanak memperkuat Atletico Madrid tersebut membayangkan dirinya akan menjadi striker andalan. Namun, entrenador Zinedine Zidane tetap mengutamakan trio BBC (Bale, Benzema, Cristiano) di lini depan.

Morata patut kecewa karena penampilan Benzema tidak lebih baik darinya. Tengok saja, meski hanya turun dalam 1.872 menit, Morata mampu mengemas 20 gol. Adapun Benzema hanya mengoleksi 19 gol meski tampil selama 3.239 menit.

Kesempatan menjadi pemain reguler inilah yang ditawarkan Antonio Conte di Chelsea. Memang masih ada Diego Costa. Namun, belakangan ini hubungan striker Brasil itu dengan Conte memburuk. Sangat mungkin, kedatangan Morata justru mempercepat proses “kepulangan” Costa ke klub lamanya, Atletico.

Alvaro MorataAntonio ConteChelseaPiala DuniaReal MadridZinedine Zidane