Tiga Arti Kekalahan Jerman dari Brasil

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Jerman harus menelan pil pahit. Rabu (28/3/2018) dinihari WIB, anak-anak asuh Joachim Loew takluk 0-1 dalam uji tanding melawan timnas Brasil. Sebuah gol sundulan Gabriel Jesus yang memanfaatkan umpan Willian pada menit ke-37 tak bisa dibalas hingga pertandingan di Stadion Olimpiade Berlin itu berakhir.

Ada banyak hal yang menarik dari hasil akhir laga tersebut. Setidaknya ada tiga arti dari kekalahan yang diderita Jerman. Pertama, tentu saja hasil itu menjadi pembebasan bagi Brasil yang selama empat tahun dibayang-bayangi hantu kekalahan memalukan 1-7 dari Jerman di Semifinal Piala Dunia 2014. Meski hanya 1-0, kemenangan itu punya makna besar bagi sisi psikologis pemain dan publik sepak bola Brasil.

Kali terakhir timnas Jerman menang adalah saat menjamu Azerbaijan.
Twitter @crossbarreviews

Arti kedua, kekalahan tersebut membuat Jerman kini tak mampu memetik kemenangan dalam empat laga beruntun. Sebelum ini, Die Mannschaft hanya bermain imbang dengan Spanyol (1-1), Prancis (2-2), dan Inggris (0-0). Kemenangan untuk kali terakhir dituai atas Azerbaijan dengan skor 5-1 di Kualifikasi Piala Dunia pada 8 Oktober 2017.

Kegagalan menang atas empat tim kuat itu tentu membuat Die Mannschaft tidak bisa jemawa di Piala Dunia 2018 nanti. Mitos tak ada juara beruntun di Piala Dunia sejak 1966 akan jadi hantu tersendiri. Bahkan, dengan hasil uji tanding seperti itu, bukan tidak mungkin Jerman senasib dengan Prancis di Piala Dunia 2002, Italia di Afsel 2010, dan Spanyol pada 2014 yang tersingkir di fase grup.

Adapun arti ketiga, kekalahan dari Brasil membuat Jerman gagal menyamai rekor tak terkalahkan yang dibuat pada 1978 hingga 1980. Kala itu, Die Mannschaft tak terkalahkan dalam 23 pertandingan secara beruntun. Sebelum dari Brasil, kekalahan terakhir ditelan armada Loew pada semifinal Piala Eropa 2016 dari Prancis.

Comments
Loading...