Tiga Makna Istimewa Gol dan Assist Karim Benzema Saat Lawan Alaves

Football5Star.com, Indonesia – Karim Benzema menjadi bintang kemenangan Real Madrid atas Deportivo Alaves, Sabtu (11/7/2020) dini hari WIB. Pada laga jornada ke-35 di Stadion Alfredo Di Stefano itu, dia mencetak satu gol dan satu assist yang membawa Los Blancos menang 2-0.

Torehan gol dan assist Benzema membuat Madrid tetap kokoh di puncak klasemen LaLiga. Tim asuhan Zinedine Zidane itu memelihara keunggulan 4 poin dari Barcelona yang sebelumnya menang 1-0 atas Espanyol. Kans Los Blancos untuk menjuarai LaLiga pun terus terpelihara.

Selain mempertahankan jarak 4 poin dari Barcelona dan memelihara kans juara, ada beberapa makna istimewa yang mengiringi torehan gol dan assist Benzema. Makna istimewa itu bukan hanya untuk dirinya, melainkan juga sang pelatih, Zinedine Zidane.

standard.co.uk

Berikut ini, Football5Star.com menyajikan tiga makna istimewa di balik hal tersebut.

  1. Gol yang dicetak Karim Benzema dari titik penalti pada menit ke-11 laga Real Madrid vs Alaves adalah gol ke-500 selama diasuh Zinedine Zidane. Sepanjang sejarah, ini adalah kali kedua Los Blancos mencetak 500 gol bersama seorang pelatih. Sebelumnya, hal itu dibukukan pada masa mereka dilatih Miguel Munoz.
  2. Karim Benzema menjadi pemain kedua yang mencetak gol dalam semua hari pada kancah LaLiga. Gol saat Madrid vs Alaves adalah yang pertama baginya saat laga berlangsung pada Jumat. Sebelumnya, dia mencetak gol pada Sabtu (78 gol), Minggu (56 gol), Rabu (10 gol), Kamis (5 gol), Senin (5 gol), dan Selasa (2 gol). Pemain pertama yang melakukan hal itu bersama Madrid adalah Cristiano Ronaldo.
  3. Kontribusi pada dua gol Madrid saat mengalahkan Alaves menjadikan Karim Benzema mencetak satu sejarah. Dia menjadi pemain pertama dalam sejarah LaLiga yang mencetak gol dan assist pada semua bulan. Dia mendahului Lionel Messi yang belum mencetak gol dalam laga Barcelona pada Juli ini.

Benzema Terus Bayangi Lionel Messi

Di samping tiga makna istimewa itu, torehan satu gol saat Madrid vs Alaves punya arti lain. Gol itu membuat Karim benzema terus memelihara peluang menjadi top scorer alias Pichichi LaLiga. Tambahan satu gol membuat dia tetap tertinggal 4 gol dari Lionel Messi yang sudah mengemas 22 gol.

Meskipun termasuk jajaran pencetak gol terbanyak dalam sejarah Real Madrid, Karim Benzema ternyata punya satu cacat. Dia belum pernah menjadi Pichichi pada pentas LaLiga.

Rekor terbaik Karim Benzema adalah 25 gol pada musim 2015-16. Namun, kala itu, dia kalah tajam dari Luis Suarez yang menjadi Pichichi dengan 40 gol. Bahkan, dia hanya berada di urutan ke-4 daftar pencetak gol terbanyak LaLiga musim itu.

Deportivo AlavesKarim BenzemaLaLigaLiga SpanyolMiguel MunozReal MadridZinedine Zidane