Timnas Argentina Seharusnya Pakai Jersey Unik di Piala Dunia 1990

Football5Star.com, Indonesia – La Albiceleste. Itulah julukan timnas Argentina. Julukan tersebut merujuk pada jersey kombinasi warna putih dan biru langit secara vertikal. Itulah warna khas jersey Tim Tango. Namun, pada Piala Dunia 1990, hampir saja Diego Maradona cs. memakai jersey lain nan unik.

Jersey untuk timnas Argentina itu tetap memakai kombinasi warna putih dan biru muda, tapi tidak secara vertikal. Paduan warnanya disusun horizontal, sama persis dengan bendera Argentina, lengkap dengan gambar mataharinya. Jersey tersebut diusulkan oleh Oscar Tubio.

Beberapa bulan sebelum timnas Argentina mempertahankan gelar di Piala Dunia 1990, Oscar Tubio mengontak petinggi Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). Dia menawarkan perubahan jersey La Albiceleste. Sebelumnya, selepas Tim Tango juara Piala Dunia 1986, rancangannya memang dijadikan jersey alternatif.

Oscar Tubio dengan berani mengusulkan perubahan jersey timnas Argentina jelang Piala Dunia 1990.
youtube.com

Tubio memanfaatkan perubahan undang-undang terkait penggunaan logo matahari yang ada di bendera Argentina pada 1985. Sebelumnya, pada masa Presiden Juan Peron, logo itu hanya boleh digunakan secara terbatas di kalangan pendidikan dan militer.

Rancangan Tubio mendapatkan respons bagus. “Maradona dan seluruh pemain jatuh cinta pada jersey dengan bendera Argentina dan matahari itu. Bahkan, Presiden (Carlos) Menem pun menyukainya,” kata Tubio soal jersey timnas Argentina hasil rancangannya seperti dikutip Football5Star.com dari Infobae.

Ditentang Julio Grondona

Akan tetapi, negosiasi dengan petinggi AFA tak berlangsung mulus. Julio Grondona, Presiden AFA kala itu, menunjukkan resistensi. Dia menilai rancangan Tubio bisa mengundang kemarahan. Selain itu, dia ragu jersey baru tersebut akan diterima pelatih timnas Argentina, Carlos Bilardo.

Jersey rancangan Oscar Tubio akhirnya dipakai Diego Maradona pada 1994.
infobae.com

“Tak akan ada yang mampu meyakinkan Bilardo untuk mengubah jersey yang telah terbukti membawa juara di Meksiko,” ujar Grondona menyinggung Bilardo yang dikenal percaya klenik.

Lalu, muncul masalah lain. Sebagai pemegang hak cipta, Oscar Tubio menuntut royalti. Namun, dia justru dimintai dana tak kecil, sekitar 300.000 dolar AS, agar jersey rancangannya itu disaksikan segenap penduduk dunia. Akhirnya, jersey rancangan Tubio pun urung dipakai timnas Argentina di Piala Dunia 1990.

Belakangan, Oscar Tubio mendapat penjelasan dari Grondona mengenai insiden soal jersey Argentina rancangannya itu. “Dia menjelaskan bahwa dia kala itu mendapatkan tekanan luar biasa. Atas dasar itulah dia tak menerima usulan saya,” ujar Tubio.

Tak urung, jersey unik rancangan Oscar Tubio akhirnya dipakai juga oleh Diego Maradona. Hal itu terjadi pada Oktober 1994 dalam sebuah laga amal yang digelar Ubaldo Fillol untuk mendukung Asosiasi Pejuang Bulimia dan Anoreksia. Selain El Diez, beberapa bintang timnas Argentina saat Piala Dunia 1986 dan Piala Dunia 1990 ikut mengenakan jersey tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More