Timnas Indonesia Incar Shin Tae-yong, Ini Rekor Pelatih Korsel di ASEAN

Football5Star.com – Timnas Indonesia selangkah lagi mendapatkan tanda tangan Shin Tae-yong sebagai juru taktik. Lantas, bagaimana dengan rekor-rekor pelatih asal Korea Selatan di negara-negara ASEAN?

Seperti diberitakan sebelumnya, PSSI mengincar dua nama, yakni Shin Tae-yong dan Luis Milla untuk menggantikan Simon McMenemy. Tae-yong sendiri sudah bersua dengan PSSI untuk menjabarkan rencananya bersama Timnas Indonesia.

Andai jadi, Shin Tae-yong akan menjadi pelatih Korsel pertama yang menangani Skuat Garuda. Sebelumnya, Indonesia selalu menunjuk pelatih asing asal Eropa, mulai dari Johannes Mastenbroek, Antun Pogacnik, hingga Simon McMenemy.

Pelatih asal Korsel

Pelatih asal Korsel terbilang laris manis di sepak bola Asia Tenggara. Vietnam, Myanmar, Kamboja, dan Brunei Darussalam, pernah serta sedang ditangani pelatih asal Negeri Gingseng tersebut. Kamboja paling sering menggunakan jasa pelatih Korsel sebanyak dua kali, yakni Yoo Kee-heung (2008), Lee Tae-hoon (2010, 2013-2017).

Lee Tae-hoon (Zimbio)

Saat ditangani Yoo Kee-heung pada periode Desember 2007 hingga Juli 2008, Kamboja berhasil meraih satu kemenangan dan satu imbang dalam dua laga. Sementara itu, Lee Tae-hoon menangani Kamboja dalam dua periode, yakni 2010 dan 2013-2017.

Pada 2010, Kamboja bersamanya menjalani 10 laga. Hasilnya tiga kemenangan, dua imbang dan lima kekalahan dengan persentasi kemenangan 20 persen.

Pada periode keduanya, Tae-hoon mendapat kesempatan lebih banyak, yakni 35 laga. Tapi, dia hanya memenangkan 13 laga, dua imbang, dan 20 kalah. Persentase kemenangannya 37 persen.

Kwon Oh-Son (Brunei Times)

Negara tetangga, Brunei Darussalam pernah sekali menggunakan jasa pelatih Korsel, Kwon Oh-Son (2008/2012-2013, 2016, 2018). Oh-Son datang dengan tiga periode di tim senior.

Meski memang dia menangani Brunei sejak 2007 di berbagai kelompok usia. Dia sukses menyulap Brunei sebagai kuda hitam. Dalam kariernya di sana, Oh-Son sukses mengantarkan gelqr Hassanal Bolkiah Trophy pada 2012 lalu.

Park Sung-Hwa (Goal.com)

Myanmar-pun pernah menjajal pelatih asal Korsel, yakni Park Sung-Hwa pada Desember 2011 hingga Desember 2013. Dalam 13 laga di bawahnya, Myanmar sukses memenangi lima laga, empat imbang, dan empat kalah, dengan persentasi kemenangan 38 persen.

Kemudian tentunya Park Hang-seo di Vietnam. Hang-seo terbilang jadi pelatih asal Korsel tersukses di Asia Tenggara. Sejak datang Oktober 2017 lalu, dia mengubah Vietnam menjadi tim menakutkan bukan cuma di ASEAN, tetapi Asia.

Park Hang-seo, pelatih timnas U-23 Vietnam, memantau langsung permainan timnas U-23 Indonesia saat lawan timnas U-23 Thailand.

Dalam 23 pertandingan di bawah Park Hang-seo, Vietnam sukses memenangi 11 laga, sembilan imbang, dan cuma tiga kali kalah. Prestasi gemilangnya tentu saat membawa Vietnam U-23 jadi runner-up Piala Asia U-23 201. Juga meraih tempat keempat di Asian Games 2018, dan mengantarkan timnas senior menjuarai Piala AFF 2018 lalu.

Berikut Rapor Pelatih Korsel di ASEAN:

Kamboja

Yoo Kee-heung (2008)
2 laga, 1 menang, 1 imbang. Persentase menang: 50%
Prestasi: –

Lee Tae-hoon (2010, 2013-2017):
45 laga, 16 menang, 4 imbang, 25 kalah. Persentase menang: 35,6%
Prestasi: –

Brunei Darussalam

Kwon Oh-Son (2008/2012-2013, 2016, 2018)
Persentase menang: Tidak Diketahui
Prestasi: Hassanal Bolkiah Trophy 2012

Myanmar:

Park Sung-Hwa (2011-2013)
13 laga, 5 menang, 4 imbang, 4 kalah. Persentase menang: 38%
Prestasi: –

Vietnam

Park Hang-seo (2017-sekarang)
23 laga, 11 menang, 9 imbang, 3 kalah. Persentase menang: 47,8%
Prestasi: Piala AFF 2018, Runner-up Piala Asia U-23, Tempat keempat Asian Games 2019.

*Prestasi dilihat ketika melatih di Asia Tenggara

Comments
Loading...