TIRA-Persikabo, Pembuktian Tangan Dingin Rahmad Darmawan

Football5star.comLiga 1 2019 memang baru berjalan selama 12 pekan. Namun, ada satu klub yang mengejutkan, yakni TIRA-Persikabo yang sama sekali tak terbendung bersama Rahmad Darmawan dengan 12 laga tak terkalahkan.

Masih mula memang untuk bicara peluang gelar. Tapi, setidaknya Laskar Padjajaran membuktikan diri mampu menjadi salah satu kandidat peraih gelar. Bahkan, dalam catatan 12 kemenangan itu, diraih Tira-Kabo melawan klub-klub besar.

Tim yang bermarkas di Stadion Pakansari itu sempat mengalahkan 2-1 Persipura Jayapura, 2-1 Arema FC di Malang, hingga menang 5-3 atas juara bertahan, Persija Jakarta.

Klub-klub besar lainnya pun dipaksa gigit jari gagal meraih kemenangan meski main di kandang, seperti Persebaya Surabaya yang dipaksa main 1-1 di GBT, Bhayangkara FC ditahan 1-1 di Stadion Patriot, hingga Persib yang hanya mampu meraih hasil 1-1 kala jamu TIRA-Persikabo di Si Jalak Harupat.

Ini juga jadi pembuktian sang arsitek, Rahmad Darmawan. Sejak cabut dari klub Malaysia, T-Team akhir 2017 lalu, Rahmad Darmawan, sapaan akrabnya, mengalami karier kepelatihan yang naik-turun. Dia sempat membawa Sriwijaya FC menggila setengah musim Liga 1 2018. Namun, masalah finansial Laskar Wong Kito membuat pemain-pemain utama cabut. Coach RD-pun tak lama jua harus pergi dari Palembang.

Beberapa pekan putaran kedua, Rahmad Darmawan lantas bergabung dengan Mitra Kukar. Namun sayang, pada akhir musim pelatih yang lahir di Metro, Lampung, 52 tahun lalu itu gagal membawa Naga Mekes bertahan pada Liga 1 2019.

Membidik Rekor Baru

Kini, bersama TIRA-Persikabo, RD membuktikan kalau tangan dinginnya masih harus diperhatikan klub-klub lawan. Apalagi, dia baru saja dua kali meraih penghargaan pelatih terbaik, pada pekan kesembilan dan pekan 12 kemarin.

“Bingung saya jawabnya, Bang. Tapi mungkin, kami memiliki persiapan yang matang dan lebih lama dibanding dengan tim lain,” ungkap RD saat dihubungi Football5star.com.

Padahal, musim ini TIRA-Kabo kehilangan salah satu sosok pentingnya, yakni Aleksandar Rakic yang jadi top skorer Liga 1 2018. Rakic pada musim 2019 ini memilih hengkang ke Madura United.

“Tak berpengruh. Tapi saya pikir, kami enggak ada pergantian pemain dari awal dibentuknya tim 2019. Pemain punya chemistry yang bagus saya kira satu sama lainnya,” tutup dia.

Laskar Padjajaran selanjutnya akan menghadapi ujian lain dengan melawat ke markas Barito Putera, Jumat (9/8). Laga ini bisa bikin mereka memperpanjang rekor unbeaten 13 pertandingan.