Tiru Balotelli Lawan Rasialisme, Taison Malah Dikartu Merah

Football5Star.com, Indonesia – Kasus rasialisme di sepak bola kian marak saja. Minggu (10/11/2019), gelandang Shakhtar Donetsk, Taison, mengalami hal itu saat melawan Dynamo Kyiv. Kesal, dia pun menunjukkan reaksi seperti yang dilakukan Mario Balotelli saat Brescia melawan Hellas Verona.

Pertandingan Shakhtar Donetsk vs Dynamo Kyiv memasuki menit ke-73 ketika Taison melakukan akselerasi di sisi kiri. Lajunya coba diadang seorang pemain lawan yang lantas terjatuh saat disentuh Taison. Wasit pun menghentikan permainan.

Saat itulah, Taison mendengar ejekan bernada rasial dari tribun penonton. Naik pitam, dia merebut bola dari tangan kiper Dynamo Kyiv, mengacungkan jari tengah ke arah kelompok yang diduga kaum rasis, dan menendang bola ke arah mereka. Tendangan itu persis seperti yang dilakukan Balotelli saat merasa dihina oleh ultras Verona.

Pertandingan Shakhtar Donetsk vs Dynamo Kyiv lantas dihentikan selama sekitar tiga menit oleh wasit Nikolai Balakin. Para pemain memasuki ruang ganti. Namun, hal yang mengejutkan terjadi saat pertandingan dimulai lagi. Wasit mengganjar Taison dengan kartu merah.

Hukuman untuk pemain asal Brasil ini berbeda dengan yang dialami Balotelli. Saat menunjukkan reaksi keras kepada ultras Verona, eks striker Manchester City tak mendapatkan hukuman apa pun. Jangankan kartu merah, kartu kuning pun tidak.

Dynamo Kyiv Tekankan Asas Praduga Tak Bersalah

Dalam pernyataan resminya, kubu Shakhtar mengutuk keras insiden rasialisme yang dialami salah satu pemainnya itu. “Kami mengutuk perilaku penonton ini. Kami akan selalu mendukung dan melindungi para pemain kami dan mendorong otoritas dan klub-klub sepak bola menghentikan rasialisme di stadion,” urai pernyatan resmi klub itu seperti dikutip Football5Star.com dari Football Express.

Sementara itu, pihak Dynamo Kyiv meminta publik tak melakukan penghakiman lebih awal dan lebih mengedepankan asas praduga tak bersalah. Mereka menilai pemberitaan yang menyudutkan para suporternya berasal dari satu pihak saja.

“Kami menilai terlalu berlebihan menyatakan fan bersalah sementara investigasi terhadap kasus ini bahkan belum dimulai. Klarifikasi fakta yang adadalam insiden, penentuan peran dan tersangka adalah hak prerogatif khusus dari otoritas penyidik pra-pengadilan,” urai kubu Dynamo Kyiv di situs resminya.

Lebih lanjut, klub yang diasuh Alexei Mikhailichenko itu mengungkapkan, “Kami menantikan penyelidikan terhadap kasus ini dan siap memberikan bantuan. Terkait yang bersalah nantinya, kami akan mengambil semua langkah yang mungkin untuk mengisolasi mereka bukan hanya dari sepak bola, melainkan dari masyarakat. Kami menentikan publikasi foto-foto dan video yang dapat menyingkap insiden tersebut.”

Dynamo KyivLiga Ukrainamario balotelliRasialismeShkahtar DonetskTaison