Toleransi dalam Porsi Latihan Bali United Selama Ramadan

Football5star.com, Indonesia – Diwajibkannya seluruh umat muslim seluruh dunia menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan nyatanya tidak mengganggu porsi latihan tim asal Pulau Dewata, Bali United. Bahkan tim pelatih membuat kebijakan baru untuk mengakomodir pemainnya yang menjalankan puasa.

Seluruh klub di Liga Indonesia memang menjalankan latihan di malam hari selama Ramadan, begitu pula dengan Bali United. Tapi bagi pemain yang tidak menjalankan puasa mereka akan tetap melahap latihan di pagi maupun sore hari.

Hal ini diungkapkan langsung oleh pemain Bali, Michael Orah. Menurutnya, kebijakan tersebut sebagai bentuk toleransi antarpemain yang berbeda keyakinan.

michael orah-bali united
bailutd.com

“Menurut saya kami sangat siap menjalani Liga 1 2019 walau Bulan Ramadan. Toleransi antarpemain dalam tim ini sangat kuat. Jika pemain yang muslim fokus latihan malam, kami yang nonmuslim bisa menambah porsi latihan pagi atau sore hari untuk menjaga stamina,” ujar Orah seperti dilansir laman resmi klub, Selasa (14/5/2019).

 “Begitu pula saat sedang bertanding di Liga 1 nanti yang berlangsung setelah berbuka puasa. Rekan-rekan yang nonmuslim bisa menopang kekuatan stamina tim selama pertandingan berjalan,”sambung mantan pemain Persija Jakarta tersebut. 

Ketika disinggung dengan porsi latihan malam hari selama Ramadan, Michael Orah mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Ia justru menikmati latihan malam hari.

“Untuk latihan malam saya rasa tidak ada masalah. Kami sangat menikmati dan saya lihat para pemain semakin kompak untuk mempersiapkan laga perdana,” imbuhnya.

Comments
Loading...