Tottenham Hotspur Menelan Kerugian Sebesar Rp 1,1 Triliun

Football5star.com, Indonesia – Pemuncak klasemen Liga Inggris, Tottenham Hotspur, harus menghadapi kenyataan pahit. Pasalnya, mereka dinyatakan mengalami kerugian sebesar 63 juta Poundsterling atau sekitar Rp 1,1 Triliun.

Kerugian ini dialami The Lilywhites karena mereka hanya mampu melaju hingga ke babak 16 besar Liga Champions pada musim 2019-20 lalu. Selain itu, keputusan operator Liga Inggris yang melarang hadirnya penonton di stadion juga turut memberi dampak negatif.

CEO Tottenham, Daniel Levy, memprediksi The Lilywhites masih akan mengalami kerugian yang cukup besar setidaknya hingga akhir musim 2020-21. Ia memprediksi The Lilywhites akan mengalami kerugian sebesar 150 juta Poundsterling.

The Times

“Dampak yang diberikan dari pandemi Covid-19 kepada sumber pemasukan kami datang di momen yang sangat buruk. Karena, kami baru saja menyelesaikan pembangunan stadion baru senilai 1,2 miliar Poundsterling,” ucap Levy dikutip dari Sky Sports.

“Kondisi keuangan kami sepanjang musim 2020-21 turut diperparah dengan tak adanya suporter di stadion. Selain itu, perjanjian dengan pihak ketiga seperti NFL serta promotor konser dan penutupan toko juga tidak membantu.”

“Jika kondisi ini tidak berubah, kami memprediksi akan menelan kerugian sebesar 150 juta Poundsterling pada akhir musim 2020-21 mendatang. Angka tersebut didapat karena kami tidak dapat mencari sumber pemasukan lainnya,” kata Levy menambahkan.

Kondisi finansial yang sedang terombang-ambing nampaknya tidak mempengaruhi penampilan Tottenham di atas lapangan. Pasalnya, mereka berhasil tampil gemilang sepanjang musim ini dan sedang menjadi pemuncak klasemen Liga Inggris dengan perolehan 20 poin.

Daniel LevyTottenham Hotspur