Tottenham Lanjutkan Rekor Buruk Debutan Final Liga Champions

Football5Star.com, Indonesia – Tottenham Hotspur menuai hasil buruk pada final Liga Champions 2018-19, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB. Berlaga di Stadion Wanda Metropolitano, anak-anak asuh Mauricio Pochettino takluk 0-2 dari Liverpool pada final pertamanya di ajang tersebut.

Kekalahan Tottenham Hotspur dari Liverpool diawali penalti Mohamed Salah saat pertandingan baru berjalan 1 menit 48 detik. Adapun gol kedua The Reds dibuat sang pemain pengganti, Divock Origi, pada menit ke-87.

Hasil itu membuat Tottenham Hotspur memperpanjang rekor buruk para debutan final Liga Champions. Sejak 1992-93 ketika era baru ajang antarklub terakbar di Eropa itu dimulai, para debutan final kerap mengalami nasib buruk.

Borussia Dortmund jadi satu-satunya klub debutan final Liga Champions yang berhasil menjadi juara.
dfb.de

Sejak 1992-93, Tottenham Hotspur adalah klub debutan ke-7 pada final Liga Champions. Dari enam klub debutan terdahulu, tercatat hanya satu yang berhasil menang dan menggondol trofi Si Kuping Besar.

Anomali tersebut dibuat Borussia Dortmund, sang debutan pertama, pada musim 1996-97. Tampil untuk kali pertama pada laga puncak, tim asuhan Ottmar Hitzfeld berhasil menang 3-1 atas Juventus yang berstatus juara bertahan.

Tiga musim kemudian, Valencia menjadi klub kedua yang menjadi debutan final Liga Champions. Hasilnya, menjalani All Spanish Final, tim asuhan Hector Raul Cuper digasak 0-3 oleh Real Madrid yang dibela kiper belia, Iker Casillas.

Dua tahun berselang, Bayern Leverkusen menapaki jejak Dortmund dan Valencia. Menghadapi Real Madrid, Michael Ballack cs. takluk 1-2 dalam laga yang diwarnai gol tendangan spektakuler Zinedine Zidane itu.

Debutan berikutnya adalah AS Monaco pada musim 2003-04. Tampil dalam laga final untuk kali pertama, anak-anak asuh Didier Deschamps harus bertekuk lutut. Mereka kalah 0-3 dari FC Porto yang ditangani Jose Mourinho.

Tiga Debutan Asal Inggris

Arsenal sebagai klub debutan final Liga Champions 2005-06 kalah dari Barcelona.
mirror.co.uk

Berikutnya, klub-klub yang menjadi debutan pada final Liga Champions selalu berasal dari Inggris. Pertama, Arsenal pada 2005-06. Diwarnai kartu merah untuk kiper Jens Lehmann, The Gunners yang ditangani Arsene Wenger harus mengakui keunggulan Barcelona. Mereka takluk 1-2.

Kekalahan kembali diderita klub debutan pada final musim 2007-08. Chelsea yang lolos ke partai puncak untuk kali pertama harus mengakui keunggulan klub senegera, Manchester United, lewat drama adu penalti yang diwarnai insiden John Terry terpeleset saat menjadi eksekutor.

Kini, sebelas musim kemudian, Tottenham Hotspur memperpanjang deretan klub yang gagal pada penampilan pertama di final Liga Champions. Hugo Lloris dkk. gagal melanjutkan kisah sensasional yang dibuat pada perempat final dan semifinal saat mereka menyingkirkan Manchester City dan Ajax.

Comments
Loading...