Transfer Termahal Sejagat, Berawal Middlesbrough dan Berakhir di PSG?

Football5star.com, Indonesia – Bicara soal transfer sepak bola tentu tak bisa melupakan satu klub yang berbasis di Stadion Riverside, Middlesbrough F.C, klub Inggris yang berdiri pada 1876 inilah yang pertama kali memecahkan rekor pembelian termahal sejagat.

Dikutip dari thejournal.co.uk (23/1/2020) The Boro pada February 1905 melakukan pembelian pemain dengan nilai fantastis saat itu. The Boro rela gelontorkan dana sebesar 1000 poundsterling untuk bisa mendapatkan servis striker Sunderland, Alfred Common. Pembelian Common ini membuat The Boro jadi headline pemberitaan di Inggris saat itu.

Pelatih The Boro, Alex Mackie kala itu memang sangat ingin mendatangkan Common di skuatnya, mengingat The Boro ingin memperbaiki rekor buruk mereka di musim 1903/04 yang hanya menempati posisi ke-10 Football League First Division (cikal bakal Liga Primer Inggris).

bbc.co.uk

Sayang masuknya Common di The Boro tak banyak membantu permainan mereka. Di musim 1904/05 seperti data yang dikutip Football5star.com dari 11v11.com, The Boro malah melorot ke posisi ke-15, mereka hanya beruntung tidak terdegradasi karena beda 1 poin dari Nottingham Forest yang berada di peringkat ke-16.

Common pun di musim pertamanya hanya bermain 10 kali dan mencetak 4 gol. Rekor transfer Common dari Sunderland ke The Boro bertahan hingga 17 tahun. Klub Inggris kembali memecahkan rekor transfer untuk kali kedua, kali ini merupakan mantan klub Alf Common, Sunderland yang melakukannya.

Pada 1922, Sunderland menggelontorkan uang sebesar 5500 poundsterling ke South Shields demi dapatkan bek mereka, Warney Cresswell. Setelah itu rekor transfer hanya berkutat di ribuan poundsterling dan baru pada 1975, klub Italia, Napoli memecahkan transfer sejagat dengan membeli striker Bologna, Giuseppe Savoldi dengan harga 1,2 juta poundsterling.

Era 80-an

Memasuki era 80-an jika kita telisik soal rekor transfer, nilai transfer mulai menjelma ke angka-angka fantastis. Meski perbandingannya tidak terlalu jauh, kita bisa melihat dari rekor transfer sejak 1982 sampai 1990. Kisaran nilai transfer di medio itu seperti dikutip dari data transfermarket.com, memiliki perbedaan nilai yang tidak terlalu jauh, pada 1982 Diego Maradona dari Boca Juniors ke Barcelona dibandrol 3 juta poundsterling.

Dua tahun kemudian Barcelona melepas si Tangan Tuhan ke Napoli dengan nilai 5 juta poundsterling. 3 tahun setelahnya Ruud Gullit ditransfer AC Milan dari PSV dengan nilai 6 juta poundsterling setelah itu pada 1990, Roberto Baggio pergi dari Fiorentina ke Juventus dengan nilai 8 juta poundsterling.

calciomercato

Bisa dikatakan pada era tersebut pembelian pemain masih masuk dalam kategori yang ‘wajar’. Memasuki era Milenium, transfer sepakbola membuat banyak mata orang terbelalak karena nilainya yang sangat menggila.

Pada 1999 misalnya, seorang striker Italia bernama Cristian Vieri hijrah dari Lazio ke Inter Milan dengan nilai pembelian mencapai 32 juta poundsterling, jika dihitung dengan nilai inflansi pada 2016, nilai transfer Vieri bisa menyentuh ke angka 66,4 juta dollar Amerika Serikat. Sungguh fantastis.

Namun nilai transfer Vieri tak bertahan lama. Striker Argentina, Hernan Crespo jadi buah bibir pada 2000 saat hijrah dari Parma ke Lazio, Sergio Cragnotti, Presiden Lazio kala itu rela gelontorkan dana sebesar 35,5 juta poundsterling demi bisa dapatkan Crespo.

Berhenti di kepindahan Neymar?

Singkat cerita, setelah ada nama Figo, Zidane, Paul Pogba, Gareth Bale, hingga Cristiano Ronaldo, publik dunia terperangah saat klub kaya Prancis, PSG gelontorkan dana mencapai 222 juta euro atau sekitar Rp 3,4 triliun untuk rekrut Neymar dari Barcelona pada 2017.

footradio.com

Maka tak heran jika kemudian FIFA berencana untuk mengeluarkan aturan pembatasan nilai transfer seorang pemain. Meski rencana itu mendapat tentangan dari para agen pesepak bola. Kontroversi mengenai nilai transfer pemain sendiri sudah cukup lama disuarakan.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp misalnya pernah mengatakan bahwa naiknya nilai transfer pemain bukanlah satu kemajuan di sepak bola. “Ini bukan kemajuan saya pikir. Saya percaya dan berharap, ini akan tetap menjadi pengecualian, tapi siapa yang tahu,” ucapnya.

AgenBursa TransferHernan CrespoNeymar JrPSG