Tuah Gol Lautaro Martinez bagi Inter Milan

Football5Star.com, Indonesia – Inter Milan berhasil memenangi laga pekan ke-23 Serie A, Minggu (10/2/2019) dini hari WIB. Bertandang ke Stadion Ennio Tardini, gol tunggal Lautaro Martinez pada menit ke-79 membungkam sang tuan rumah, Parma.

Kisah di Ennio Tardini tersebut makin menegaskan tuah gol-gol Lautaro Martinez bagi Inter Milan. Sepanjang musim ini, klub berjuluk I Nerazzurri itu selalu menang bila sang striker mencetak gol.

Lautaro Martinez kini bisa diandalkan Inter Milan saat Mauro Icardi masih mandul.
tuttomercatoweb.com

Gol ke gawang Parma adalah yang ke-6 bagi Lautaro Martinez bersama Inter Milan. Sebanyak empat gol di Serie A dan dua gol di Coppa Italia. Gol-gol tersebut menghiasi lima kemenangan I Nerazzurri.

Meskipun terbilang sedikit, gol-gol Lautaro Martinez tak bisa dipandang sebelah mata. Selain gol ke gawang Parma, ada dua gol lain yang bernilai emas. Pertama, tentu saja gol tunggalnya pada injury time saat anak-anak asuh Luciano Spalletti mengalahkan Napoli pada giornata ke-18.

Gol lain yang tak kalah penting adalah gol pertamanya sebagai bagian skuat I Nerazzurri. Di Stadion Giuseppe Meazza pada giornata ke-7, dia membuka kemenangan 2-0 Inter atas Cagliari pada menit ke-12.

Jaga Jarak

Meskipun golnya terbukti vital, Lautaro Martinez tak lantas menepuk dada sebagai pahlawan kemenangan Inter di Ennio Tardini. Selepas laga, dia hanya fokus membahas arti penting tiga poin atas Parma.

Gol Lautaro Martinez buat Inter jaga jarak dari para pengejar di klasemen Serie A.
tuttomercatoweb.com

“Aku senang karena kami kembali ke jalur kemenangan. Itu sangat penting,” urai Lautaro Martinez kepada DAZN seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Lebih jauh, dia mengatakan, “Ini tiga poin fundamental untuk menjaga jarak dengan para pengejar dan bertahan di posisi keempat. Dengan hasil dan mentalitas tepat, kami dapat kembali ke Liga Champions.”

Lautaro Martinez juga tak menutup mata pada kelemahan yang dimiliki Inter Milan. Menurut dia, kemenangan atas Parma di Ennio Tardini bukan berarti I Nerazzurri sudah menyelesaikan semua pekerjaan rumah. Masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki untuk laga-laga ke depan.

Comments
Loading...