Tuchel: Dortmund Kalah karena Kurang Percaya Diri

Borussia Dortmund harus mengakui keunggulan Bayern Munich di final DFB-Pokal musim 2015-16. Menurut pelatih Thomas Tuchel, kekalahan ini disebabkan para pemainnya kurang percaya diri.

Dortmund bertekad untuk meraih trofi pertama mereka di bawah asuhan Tuchel musim ini. Setelah gagal di Bundesliga karena hanya jadi runner-up, Dortmund ingin balas dendam ke Bayern di final DFB-Pokal, Minggu (22/5/2016) dinihari WIB tadi.

Namun, sejak menit awal pertandingan, Dortmund seperti bermain tanpa arah dan selalu ditekan Bayern. Tengok saja statistik Soccernet mencatat bahwa Dortmund hanya bikin sembilan percobaan dan satu mengarah ke gawang.

Sementara itu, Bayern begitu dominan dengan 70 persen ball possesion serta membuat 17 attempts tapi hanya tiga yang mengarah ke gawang. Setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit, laga berlanjut ke babak penalti.

Pada babak ini, hanya tiga pemain Dortmund sukses menunaikan tugasnya sementara Sven Bender dan Soktratis Papasthoupoulos gagal. Di kubu Bayern hanya Joshua Kimmich yang gagal sehingga mereka menang dengan skor 4-3.

“Kami masih harus banyak belajar. Bermain di final itu mengajarkan banya hal,” ujar Tuchel di Soccerway.

“Untuk melihat bagaimana penampilan trengginas Bayern dari awal, meski levelnya tidak setinggi ketika kami menghadapi mereka di paruh kedua Bundesliga,” sambungnya.

“Pertandingan seperti ini membuat Anda harus banyak berpikir. Kami harus lebih percaya diri pada kemampuan sendiri dan bersemangat ketika kami menguasai bola.”

“Kami bekerja sangat keras dan kami mempertahankan itu dengan gairah. Tapi Anda harus bisa berpikir jernih saat menguasai bola, tapi kami tidak cukup bagus melakukan itu,” tutupnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More