Tuchel: Neymar Bukan Sosok Kapten Ideal

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, mengakui bahwa Neymar Junior merupakan striker hebat. Namun, Tuchel menilai penggawa timnas Brasil itu tidak cocok untuk menjadi kapten Les Parisiens.

PSG baru saja meraih kemenangan 2-1 atas Angers pada pekan ke-36 Ligue 1 di Stadion Raymond Kopa, Sabtu (11/5/2019).

Saat menghadapi Angers, ban kapten Paris Saint-Germain dipercayakan kepada Marquinhos. Pasalnya, Thiago Silva yang berstatus kapten utama tidak bisa tampil akibat cedera.

Dalam sesi wawancara setelah pertandingan usai, Tuchel menutup kemungkinan bagi Neymar untuk menjadi salah satu kapten PSG musim depan.

“Kami mempunyai dua kapten, yakni Thiago Silva dan Marquinhos. Kami tidak akan melakukan pergantian,” ujar Thomas Tuchel, seperti dilansir Canal+.

“Bagi saya, Neymar tidak memiliki kriteria untuk menjadi kapten. Dia pemimpin dari segi teknik dan serangan tim. Saya memahami kenapa semua orang membicarakan hal ini. Kami mempunyai Thiago Silva dan Marquinhos. Mereka pemain yang fantastis,” tuturnya.

Keputusan Thomas Tuchel untuk tidak menjadikan Neymar kapten Paris Saint-Germain cukup bisa dimengerti. Sepanjang musim ini, pemain bernomor punggung 10 itu beberapa kali membuat kontroversi.

Neymar dan Edinson Cavani berebut eksekusi penalti (Foto: sportynews.com)

Neymar Junior pernah terlibat ketegangan dengan rekan setim, Edinson Cavani, terkait eksekusi penalti. Dia juga meninjuk suporter setelah Paris Saint-Germain kalah adu penalti dari Stade Rennes dalam final Coupe de France pada April lalu.

Kendati demikian, statistik Neymar di lapangan hijau tetap patut mendapat acungan jempol. Dia mengoleksi 23 gol dan 13 assist dari 28 pertandingan di berbagai ajang bersama Paris Saint-Germain.

Comments
Loading...