UEFA Euro 2016: Deschamps Akui Prancis Sempat Kewalahan Ladeni Serangan-serangan Jerman

Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, angkat topi dengan mental bermain anak asuhnya usai mengalahkan Jerman 2-0 di babak semifinal Piala Eropa 2016 yang berlangsung di Stade Velodrome, Jumat (8/7) dini hari.

Diakui Deschamps, Jerman memberikan perlawanan yang sangat alot kepada timnya. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya peluang yang didapat Jerman pada babak pertama.

“Ini sebuah hasil yang membahagiakan sekaligus membanggakan. Laga ini sangat sulit, kami menghadapi sebuah tim hebat yang notabene juara Piala Dunia lalu. Kami sedikit kerepotan meladeni kualitas mereka, tetapi mental kami tak sedikitpun turun sejak menit awal. Dan ketika mereka kehilangan bola, mereka pun kewalahan meladeni serangan balik kami,” sebut Deschamps kepada TF1, dilansir L’Equipe.

Meski kalah dalam penguasaan bola, Prancis cukup efektif dalam melancarkan serangan-serangan balik. Beberapa kali Manuel Neuer dipaksa jatuh bangun untuk mengamankan gawangnya dari peluang yang didapat Olivier Giroud dan Antoine Griezmann.

Alhasil, sebuah eksekusi penalti Griezmann serta satu gol tambahan pada babak kedua sudah cukup untuk mengantarkan Prancis ke final Piala Eropa 2016.

“Pada babak kedua, kami bermain lebih baik. Kami menderita sepanjang babak kedua tetapi pada akhirnya kami meraih kemenangan. Ini hasil yang luar biasa, kami akan ke final, dan dalam tiga hari ke depan, kita bisa melihat hasilnya.

“Saya selalu percaya dengan kemampuan para pemain saya. Ini adalah kemenangan mereka, dan mereka telah membuat sejarah.”

Comments
Loading...