UEFA Euro 2016: Griezmann Bermimpi Samai Rekor Milik Platini Di Piala Eropa

Penyerang andalan timnas Prancis, Antoine Griezmann, memberikan kredit lebih bagi para fisioterapis tim yang sudah bekerja keras untuk menjaga kondisi kebugaran dia dan rekan-rekan setimnya. Diyakini Griezmann, kebugaran pemain menjadi faktor utama di balik kesuksesan Prancis melangkah ke final Piala Eropa 2016 ini.

Prancis memastikan tempat di final Piala Eropa setelah mengalahkan Jerman lewat dua gol yang dicetak Griezmann. Perlu diketahui, Jerman tak bisa diperkuat sejumlah pemain kunci yang mengalami cedera, seperti Mario Gomez dan Sami Khedira.

“Kemenangan ini berkat kerja keras seluruh tim, dan tak lepas dari peran besar fisioterapis, yang tak tampil semenitpun di turnamen ini tetapi berlatih keras untuk mempersiapkan para pemain agar berada dalam kondisi terbaik. Kami bersyukur memiliki mereka di tim ini, dan itu menjadi keunggulan tersendiri bagi kami,” sebut Griezmann, dilansir L’Equipe.

Griezmann membawa Prancis memimpin 1-0 sesaat sebelum peluit akhir babak pertama dibunyikan lewat eksekusi penaltinya. Diakui Griezmann, eksekusi penaltinya ke gawang Jerman lebih sulit bila dibandingkan dengan saat mengeksekusi penalti di final Liga Champions kontra Real Madrid lalu.

“Penalti ini lebih berat jika dibandingkan dengan laga final Liga Champions lalu, di mana saya gagal mengonversinya menjadi gol.”

Berkat dua gol ke gawang Jerman, Griezmann kini telah mengoleksi enam gol sepanjang Piala Eropa 2016 ini. Penyerang milik Atletico Madrid tersebut membutuhkan tiga gol tambahan di partai final untuk menyamai rekor yang dicetak legenda Prancis, Michel Platini pada Piala Eropa 1984, di mana saat itu Les Blues keluar sebagai juara.

“Saya senang bisa mencetak dua gol di laga ini, tetapi saya masih jauh dari Platini, saya harap suatu saat bisa menjadi seperti dirinya.”

Comments
Loading...