UEFA Euro 2016: Marca Menilai Penyelamatan Penalti Subasic Menyalahi Aturan

Spanyol menderita kekalahan dari Kroasia dalam laga terakhir Grup D Piala Eropa 2016 pada Rabu (22/6). Andai saja penalti Sergio Ramos masuk, akhir laga bisa jadi berbeda untuk Spanyol. Namun, media asal Spanyol, Marca, mengklaim sebenarnya penyelamatan penalti kiper Kroasia, Danijel Subasic, termasuk tidak sah.

Kala itu, Ramos mendapat kesempatan menendang penalti pada menit ke-72. Saat itu, kedudukan masih 1-1. Kalau eksekusinya masuk, Ramos akan membawa La Furia Roja memimpin 2-1. Namun, apa daya, bola hasil tendangannya berhasil ditepis oleh Subasic dan gagal berbuah gol.

https://www.youtube.com/watch?v=sfWH6_zqb6w

Penyelamatan itu sangat krusial dalam menentukan hasil pertandingan. Pasalnya, Kroasia akhirnya menang 2-1 atas Spanyol berkat gol Ivan Perisic pada menit ke-87. Namun, Marca menilai aksi heroik Subasic ilegal karena bergerak maju hampir dua meter kala mengantisipasi tembakan Ramos. Hal itu dinilai Marca menyalahi aturan, sehingga seharusnya wasit Bjorn Kuipers memerintahkan tendangan untuk diulang.

Bukan hanya itu sisi tidak sah dalam penalti Ramos. Marca menengarai ada tiga pemain Kroasia yang masuk ke dalam kotak penalti ketika Ramos menendang. Lagi-lagi hal itu menyalahi aturan, sehingga Marca menyebutkan semestinya penalti dilakukan lagi.

Akan tetapi, kenyataannya Kuipers tidak meminta ada pengulangan tendangan penalti. Akibatnya penyelamatan Subasic tetap dianggap sah.

Tidak ada tanggapan dari Kuipers mengenai kritik dari Marca. Namun, terlepas dari itu, rekor penalti Spanyol di bawah asuhan Vicente Del Bosque memang buruk. Dari total 30 tendangan 12 pas yang dilakukan hanya 17 di antaranya yang berbuah gol.

Comments
Loading...