Uefa Euro 2016: Hodgson Jelaskan Taktik Inggris Lawan Rusia

Manajer tim nasional Inggris, Roy Hodgson, memberikan pembelaan atas taktiknya yang dinilai sebagai biang kegagalan mereka meraih kemenangan atas Rusia pada hari Minggu (12/6).

Bermain di Stade Velodrome, Inggris harus menunggu hingga menit ke-73 sebelum tendangan bebas Eric Dier membawa mereka unggul. Sayang, kemenangan yang sudah di depan mata sirna akibat gol Vasili Berezutski pada masa injury time.

Tidak sedikit yang merasa bingung dengan keputusan Hodgson menurunkan Adam Lallana, Raheem Sterling, dan Harry Kane di lini depan sebagai starter.

“Lallana, Sterling, dan Kane merupakan replika dari Sterling, (Danny) Welbeck, dan (Wayne) Rooney yang kami gunakan dalam perjalan kami di babak kualifikasi,” jelas pria berumur 68 tahun tersebut seperti yang dikutip oleh uefa.com.

“Kami merasa sangat puas dengan permainan Sterling, Lallana, dan Kane. Mereka mungkin adalah opsi terbaik bagi kami di lini depan hari ini, tetapi kami bisa dengan mudah menggantinya untuk laga berikutnya,” tambah dirinya.

Dalam kesempatan yang sama, Hodgson juga memberikan penjelasan di balik alasannya mengganti Rooney dengan Jack Wilshere pada menit ke-78.

“Rooney menjalani pertandingan yang baik. Saya pikir ia merasa kelelahan. Banyak pemain yang merasa kelelahan karena kondisi yang lembap. Hal itu menguras tenaga mereka. Kami hanya berpikir bahwa Jack bisa melakukan tugas yang sama untuk mengendalikan permainan,” terang Hodgson.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More