UEFA Euro 2016: Prancis Ditahan Swiss, Sissoko Tetap Puas

Gelandang Prancis, Moussa Sissoko, melihat sisi positif di balik kegagalan timnya mengalahkan Swiss. Selain itu, Sissoko merasa bersyukur Les Blues berhasil memastikan diri lolos ke babak 16-Besar Euro 2016.

Swiss menjadi lawan terakhir Prancis di Grup A, Minggu (19/6). Meski hanya bermain imbang tanpa gol dalam laga tersebut, tuan rumah tetap melaju ke babak 16-Besar Euro usai finis sebagai juara grup.

Pasalnya, Prancis berhasil memborong kemenangan dalam dua laga terdahulu. Setelah menang 2-1 atas Rumania dalam partai perdana, anak asuh Didier Deschamps juga membungkam Albania dua gol tanpa balas.

Sissoko mengakui performa Prancis tidak sepenuhnya maksimal ketika berhadapan dengan Swiss. Itu dipengaruhi dengan kualitas rumput Stadion Pierre-Mauroy yang kurang baik.

Akan tetapi, Sissoko tetap menyambut gembira hasil seri kontra Swiss. Dia juga melihat sisi positif dari performa Les Blues.

“Kami tahu itu (Swiss) akan menjadi laga yang sulit, terutama dengan kondisi lapangan yang demikian,” ujar Sissoko, seperti dikutip dari Soccerway.

“Sebelum laga, kami mengatakan akan melakukan segalanya untuk meraih tiga poin. Namun, jika tidak mungkin, kami perlu memastikan satu poin untuk finis di posisi pertama,” sambung gelandang Newcastle United tersebut.

“Kami melakukannya dan merasa sangat puas. Sekarang kami akan menunggu siapa lawan kami (di babak 16-Besar),” tandasnya.

“Aku melihat yang indah, tetapi tidak bisa mengambil terlalu banyak risiko dengan kondisi lapangan seperti itu,” papar Sissoko.

“Itu (kondisi lapangan) membuat kami sulit bermain, terutama ketika bola bergulir ke belakang. Kami telah berusaha sebaik mungkin,” pungkasnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More