UEFA Euro 2016: Xavi Sayangkan Final Dini Antara Spanyol & Italia

Laga antara Spanyol dan Italia seharusnya pantas mewarnai final Euro 2016. Pandangan itu diutarakan oleh gelandang legendaris La Furia Roja, Xavi Hernandez.

Spanyol lolos ke babak 16-Besar Euro 2016 usai menjadi runner-up Grup D. Anak asuh Vicente Del Bosque langsung bertemu dengan Italia yang menjuarai Grup E.

Pertemuan kedua tim raksasa itu pernah terjadi dalam final Euro 2012. Spanyol akhirnya mengukuhkan diri sebagai juara Eropa berkat kemenangan empat gol tanpa balas asal Italia.

Menurut Xavi, Spanyol dan Italia sama-sama menunjukkan filosofi bermain yang bagus. Oleh sebab itu, dia merasa pertemuan keduanya di babak 16-Besar Euro 2016 terlalu dini.

“Itu seperti takdir bagi kami (Spanyol dan Italia) untuk selalu bertemu. Itu sebuah ketidak beruntungan bagi kami. Itu sangat disayangkan karena laga ini terjadi terlalu dini,” ujar Xavi, seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

“Itu bisa menjadi laga semifinal atau bahkan final karena Italia dan Spanyol menunjukkan level yang cukup sejauh ini untuk membuat mereka menjadi kandidat finalis,” imbuh pemain berusia 36 tahun tersebut.

“Mereka menampilkan performa yang bagus dengan gaya bermain masing-masing. Spanyol menikmati dua laga yang luar biasa, Italia tampil bagus dengan formasi 3-5-2 yang telah diterapkan selama beberapa lama,” tandas Xavi.

“Mungkin mereka mendapat keberuntungan dengan hasil pertandingan, tetapi filosofinya luar biasa. Tim Conte sangat bagus dalam bertahan,” imbuh mantan kapten Barcelona tersebut.

Comments
Loading...