UEFA Pastikan Tak Investigasi Manchester City Terkait FFP

Football5star.com, Indonesia – UEFA memastikan tidak akan menggelar investigasi kepada Manchester City terkait dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP) oleh La Liga.

Pada Senin (4/9/2017) kemarin, presiden La Liga, Javier Tebas, mengirimkan nota resmi kepada UEFA. Ia mendesak UEFA untuk menginvestigasi Manchester City, menyusul investigasi resmi yang dilakukan kepada Paris Saint-Germain sejak pekan lalu.

Dalam surat tersebut, Tebas mengatakan bahwa Manchester City dan PSG mengambil keuntungan dari keuangan negara, mengingat pemilik kedua klub sama-sama berasal dari Qatar. Mereka diklaim merusak kompetisi Eropa dan industri sepak bola.

Kendati demikian, UEFA menegaskan bahwa mereka tidak menggelar investigasi kepada klub sekota Manchester United tersebut.

“Tidak ada investigasi kepada Manchester City terkait regulasi FFP. Segala laporan tentang investigasi sama sekali tidak berdasar,” tutur juru bicara UEFA seperti yang dikutip Guardian.

The Citizens sendiri diyakini tidak takut jika diinvestigasi oleh UEFA karena merasa tidak melanggar FFP.

Pada bursa transfer musim panas ini, skuat asuhan manajer Pep Guardiola mengeluarkan 226 juta Poundsterling untuk merekrut Bernardo Silva, Benjamin Mendy (AS Monaco), Ederson (Benfica), Danilo (Real Madrid), dan Kyle Walker (Tottenham Hotspur). Namun, mereka berhasil mendapatkan 93 juta Poundsterling dari hasil penjualan Wilfried Bony, Samir Nasri, Kelechi Iheanacho, Nolito, Fernando, Aaron Mooy, Aleksandar Kolarov, Jadon Sancho, Enes Unal, dan Oliver Ntcham.

Comments
Loading...