UEFA tolak Proposal Milan Tentang Kesepakatan FFP

Football5Star.com, Indonesia – AC Milan baru-baru ini mengajukan proposal untuk memperpanjang tanggung jawab mengenai Financial Fair Play (FFP). Namun, kesepakatan itu ditolak oleh UEFA dan membuat klub berjuluk I Rossoneri ini harus menyerahkan laporan keuangannya.

Milan baru saja diambil oleh konsorsium asal China, Rossoneri Sport Investment Lux, yang dipimpin Yonghong Li pada April lalu. Imbasnya mereka langsung membelanjakan uang seniali 200 juta euro untuk membeli 12 pemain baru untuk memperkuat semua lini.

Sesuai peraturan yang berlaku, klub yang baru saja diambil alih pemilik baru dapat mengajukan dispensasi mengenai laporan keuangan mereka selama empat tahun terakhir. Kemungkinan itu pula yang membuat Milan mengajukan kesepakatan sukarela FFP.

zimbio.com

Namun, menurut laporan Marca, pengajuan tersebut telah ditolak oleh UEFA. Hal ini tak lepas dari tidak yakinnya badan sepak bola Eropa itu mengenai rencana yang diajukan Milan karena semua investasi telah dilakukan berdasarkan keberhasilan olahraga klub.

Selain itu, jauhnya jarak skuat Montella dari zona Liga Champions semakin memperkuat penolakan UEFA ini. Klub pemilik 18 gelar Scudetto ini dianggap tidak mumpuni untuk meraih keuntungan musim ini.

Sementara hal tersebut masih menunggu kepastian UEFA, baru-baru ini New York Times melaporkan bahwa pemilik Milan, Yonghong Li, tidak diperhitungkan sebagai pengusaha sukses di China. Bahkan, media kenamaan Amerika Serikat itu meragukan sang taipan memiliki perusahaan pertambangan seperti yang disebut-sebut selama ini.

 

Comments
Loading...