Ulah Buruk Ultras Buat Brescia Dihukum FIGC

Football5Star.com, Indonesia – Ulah buruk ultras telah membuat Brescia ketiban sial. Klub promosi Serie A itu dijatuhi sanksi penutupan sebagian tribun stadion gara-gara insiden saat menjamu Juventus, Kamis (26/9/2019) dini hari WIB.

Pada pertandingan di Stadion Mario Rigamonti itu, Brescia tak mampu menahan ulah buruk ultras yang mencemooh Miralem Pjanic. Dari tribun stadion mereka melantunkan nyanyian bernada rasial. Mereka menggemakan kata zingaro ‘gipsi’.

Kata gipsi yang diarahkan kepada Miralem Pjanic dianggap sebagai pelecehan rasial. Itu diartikan sebagai bentuk sentimen rasial. Pasalnya, gipsi adalah kata yang merujuk pada kelompok pengembara ras Asia di Eropa yang tak ingin mempunyai rumah dan tempat tinggal tetap.

calciomercato.com

Hukuman yang dijatuhkan akibat ulah buruk ultras tersebut terbilang mengejutkan. Seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia, FIGC tak melakukan investigasi mendalam terhadap insiden tersebut. Namun, tiba-tiba saja mereka menjatuhkan sanksi.

Meskipun demikian, sanksi tersebut baru bersifat percobaan selama setahun. Bila pada kesempatan lain pelecehan terhadap Miralem Pjanic kembali terulang kepada pemain lain, FIGC akan mengefektifkan sanksi tersebut.

Langkah FIGC menghukum Brescia karena pelecehan rasial tifosi menjadi kejutan tersendiri. Sebelumnya, mereka seolah menutup mata terhadap pelecehan rasial yang dilakukan ultras Cagliari kepada Romelu Lukaku dan ultras Hellas Verona kepada Franck Kessie.

Mengenai hal itu, FIGC memiliki dalih tersendiri. Ulah buruk ultras Brescia dinilai berbeda dari kasus serupa yang dilakukan ultras Cagliari dan Verona. Pelecehan rasial kepada Miralem Pjanic dinilai dilakukan oleh mayoritas pendukung Brescia. Sementara itu, hanya sebagian ultras Cagliari dan Verona yang melakukan hal serupa kepada Lukaku dan Kessie.

BresciaFIGCLiga ItaliaMiralem Pjanicpelecehan rasialRasialismeserie a