Ulah Ribery Berujung Larangan Bermain dan Denda Rp311 Juta

Football5star.com, Indonesia – Otoritas tertinggi sepak bola Italia (FIGC) akhirnya menjatuhkan hukuman terhadap Franck Ribery. Pemain sayap Fiorentina itu diganjar sanksi larangan bermain sebanyak tiga laga dan denda sebesar 20.000 euro atau sekitar Rp311 juta.

Hukuman yang diberikan kepada Franck Ribery terkait aksinya terhadap hakim garis. Ia diketahui mendorong hakim garis di pertandingan Fiorentina melawan Lazio akhir pekan lalu.

Ribery membuat ulah sesaat setelah laga tersebut berakhir. Fiorentina menuai hasil negatif karena kalah 1-2 dari Lazio.

Franck Ribery - Fiorentina - Bild
Bild

Ya, selepas laga mantan pemain bintang Bayern Munich ini terlihat terlibat cekcok dengan hakim garis tersebut. Di luar dugaan Ribery melakukan aksi dorongan terhadapnya.

Sebelumnya, pemain berusia 36 tahun itu memang sudah meminta maaf atas perbuatannya. Ia mengaku terbawa emosi dan lepas kontrol saat itu.

“Saya ingin meminta maaf atas insiden kemarin. Saya ingin meminta maaf kepada rekan-rekan setim, pelatih Fiorentina, serta para suporter. Saya juga ingin meminta maaf kepada Matteo Passeri atas ulah saya di penghujung pertandingan,” ujar Franck Ribery dikutip Football5star.com dari laman Football Italia.

“Selepas pertandingan, saya merasa sangat gelisah dan sedih. Saya harap, dia bisa mengerti perasaan saya sebagai seorang pesepak bola profesional,” ujarnya.

Comments
Loading...