Kamu Pasti Gak Tahu! Ulang Tahun, Ini 5 Fakta Tersembunyi Kurniawan Dwi Yulianto

Football5Star.com, Indonesia – Tepat hari ini, pelatih Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto merayakan ulang tahun yang ke-43. Ada beberapa fakta tersembunyi soal Kurniawan Dwi Yulianto yang jarang diketahui.

Sepanjang kariernya, pria legendaris itu sangat berprestasi. Dia pernah juara Liga Indonesia dengan tiga klub berbeda, yakni PSM Makassar, dan Persebaya Surabaya, serta jadi jawara Divisi Utama dengan Persisam Samarinda 2008-2009.

Nah, selain hal itu ada beberapa fakta menarik lainnya soal Kurniawan Dwi Yulianto. Apa saja? Berikut Football5Star.com sajikan:

Berkarier di Klub Swiss

Kurniawan pernah mengukir karier indah semasa jadi pemain. Si Kurus, begitu sebutannya sangat melegenda pada eranya. Selain membela sejumlah klub Indonesia, Kurniawan jua berprestasi di luar negeri.

Si Kurus sempat menarik perhatian Sampdoria saat bergabung dengan tim Primavera Indonesia. Dia-pun sempat merasakan atmosfer sepak bola Swiss saat bergabung dengan FC Luzern. Saat jadi pemain Luzern, dia menjadi pemain Indonesia pertama yang mencetak gol di Eropa pada 1995. Kala itu Luzern menang atas FC Basel.

Pernah Gemparkan Piala AFF

Fakta tersembunyi soal Kurniawan Dwi Yulianto selanjutnya ialah dirinya pernah menggemparkan Piala AFF. Dia sampai saat ini menjadi pemain tersubur untuk Timnas Indonesia dalam ajang dua tahunan ASEAN itu.

Si Kurus total telah mengemas 13 gol untuk Indonesia. Dia membela Indonesia dalam empat edisi berbeda, yakni Piala AFF 1996, 1998, 2000, dan 2004

Berlatih Bareng Roberto Mancini dan Ruud Gullit

Sebelum membela FC Luzern, Kurniawan memang sempat ikut tur pramusim dengan Sampdoria. Dia bahkan mengaku sempat berlatih dengan beberapa nama beken seperti Mancini dan Gullit.

Kurniawan Dwi Yulianto Soal Latihan Bersama Roberto Mancini Hingga Ruud Gullit Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Indonesia yang Berkarier di Eropa Sebelum Egy dan Witan Kamu Pasti Gak Tahu! Ulang Tahun, Ini 5 Fakta Tersembunyi Kurniawan Dwi Yulianto

“Saya ikut latihan mereka menjadi pengalaman luar biasa. Saya bisa berlatih bersama Mancini, David Blatt, Ruud Gullit, Lombardo dll. Ikut latihan sudah bersyukur. Dari situ saya mulai memantapkan diri untuk, ini kesempatan yang jarang terjadi. Saya tak mau menyia-nyiakan,” kata Kurniawan.

Pernah Dicap Tak Tahu Diri

Fakta tersembunyi Kurniawan Dwi Yulianto lainnya pernah dicap tak tahu diri. Hal itu saat adanya kesalahan komunikasi saat dirinya ingin diberangkatkan ke Uruguay oleh PSSI. Tapi dia justru ikut dalam tur pramusim Sampdoria meski akhirnya gabung Luzern.

“Ternyata saya kembali diberangkatkan ke Sampdoria untuk pramusim. Kenapa saya memilih kembali, sampai sekarang saya tidak akan buka. Biar itu menjadi rahasia saya. Walaupun agak miris buat saya, kepulangan saya dari Sampdoria, dibilang tak tahu diri dan segala macam. Saya tak pernah menyesali apa yang menjadi keputusan saya saat itu,” bilang si Kurus dalam Youtube Hamka Story 23.

Membela 14 Klub Sepanjang Karier

Sepanjang kariernya, Kurniawan telah membela 14 klub. Mulai dari FC Luzern, Pelita, PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Sarawak FA, PSS Sleman, Persitara Jakarta Utara, Persisam Samarinda, Persela Lamongan, Tangerang Wolves, Pro Duta, dan Persipon Pontianak.

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Bintang yang Pernah Perkuat Persija dan PSM Sebelum Era Liga 1 Kamu Pasti Gak Tahu! Ulang Tahun, Ini 5 Fakta Tersembunyi Kurniawan Dwi Yulianto
Antara Photo

Uniknya, dia juga selalu mencetak gol dalam 14 klub itu. Selain membawa PSM, Persebaya, dan Persisam juara, Kurniawan Dwi Yulianto jua mengantarkan Persija ke final Copa Indonesia, dan ada dalamtim Persela Lamongan yang juarai Piala Gubernur Jatim 2009.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More