Uli Hoeness: Bayern Munich Berutang kepada Louis van Gaal

Football5Star.com, Indonesia – Louis van Gaal mengumumkan diri pensiun dari sepak bola pada Minggu (10/3/2019). Dalam sebuah acara televisi Belanda, dia menyatakan tak lagi bersedia menjadi pelatih atau direktur olahraga. Pengumuman itu tak luput dari perhatian Uli Hoeness, Presiden Bayern Munich.

Dalam pandangan Uli Hoeness, Louis van Gaal adalah salah satu pelatih terbaik yang pernah ada. Secara khusus, dia menyebut Bayern Munich sangat berutang budi kepada pelatih asal Belanda tersebut.

“Dialah yang membuat permainan sepak bola Bayern benar-benar berubah. Penguasaan bola, positional play, dia memulai itu semua. Jupp Heynckes dan Pep Guardiola kemudian melanjutkan itu dan mengembangkannya,” terang Uli Hoeness seperti dikutip Football5Star.com dari situs resmi Bayern Munich.

Louis van Gaal membawa Bayern Munich juara Bundesliga 1 dan DFB Pokal 2009-10.
onefootball.com

Perubahan mendasar yang dilakukan Louis van Gaal itu, kata Uli Hoeness, masih dinikmati Bayern Munich hingga saat ini. Atas dasar itu, dia tak menyesali putusannya menggaet pelatih yang mulai menyita perhatian saat membawa Ajax Amsterdam juara Liga Champions 1994-95 itu pada musim 2009-10.

Meskipun demikian, dia tak memungkiri pertikaian dengan sang pelatih. “Ya, sayangnya , sebagai pribadi, dia itu seseorang yang sangat sulit dirangkul. Dia selalu punya jarak sehingga kami tak pernah bisa sedekat yang saya inginkan,” urai Uli Hoeness lagi.

Presiden Bayern Munich itu menambahkan, “Terlepas dari hal itu, sebagai spesialis, dia sangat saya hormati hingga saat ini. Saya juga mendoakan yang terbaik bagi masa depannya setelah mengumumkan pensiun sebagai pelatih.”

Louis van Gaal sempat menangani Bayern Munich selama 1,5 musim. Sempat sukses membawa klub berjuluk Die Roten itu juara Bundesliga 1, DFB Pokal, dan runner-up Liga Champions 2009-10, dia didepak pada 2011.

Pendepakan itu disebabkan oleh disharmoni, termasuk dengan Uli Hoeness. Sampai-sampai, Louis van Gaal mengatakan tak akan pernah kembali selama sang presiden klub masih ada di sana.

Comments
Loading...