Ungkap Keberhasilan di Indonesia, Marc Klok Diejek Publik Belanda

Football5star.com, Indonesia – Meski terbilang sukses di rantau, Marc Klok rupanya tak mendapat perlakuan cukup baik oleh publik Belanda. Mengungkapkan soal keberhasilannya bermain di Indonesia, pemain Persija ini malah diejek publik Belanda.

Kolom komentar artikel media Belanda, Voetbal International yang mengungkap perjalanan karier Klok di Indonesia dipenuhi dengan ejekan dan hinaan publik kepada mantan pemain PSM tersebut.

Salah seorang warganet memberikan komentar pedas di artikel berjudul ‘Klok wordt groot in Indonesië: ‘Wat Beckham deed, doe ik nu’. Menurut akun bernama Nico Tukker mengatakan bahwa apa yang diutarakan Klok soal perlakuan istimewa yang ia dapat selama di Indonesia hanya lelucon semata.

Sebelumnya, Klok mengakui bahwa semenjak datang ke Indonesia, ia diperlakukan bak seorang pemain bintang.

“Saya disambut sebagai pemain besar, pemain bintang dan itulah cara mereka memperlakukan saya. Saya mendapat supir pribadi, pengawal pribadi dan vila tepi pantai dengan tujuh kamar. Pertama, mungkin Anda mengira Anda ditipu,” ucap Klok seperti dikutip Football5star.com dari Voetbal International, Selasa (27/7/2020)

Akun lain bernama Feyenoord 1918 malah menyebut Klok terlalu banyak menenggak obat terlarang. “volgens mij zit deze jongen iets teveel te snoepen van de opium.” tulis akun tersebut yang jika diartika ke bahasa Indonesia, “Saya pikir orang ini terlalu banyak makan opium,”

Meski mendapat banyak perlakuan istimewa selama bermain di Indonesia, pemain berusia 27 tahun ini mengaku tetap membumi dan tidak ingin besar kepala dengan semua perlakuan istimewa tersebut.

“Aku tahu dan hal itu tak membuatku sombong dan itu tetap membuatkan tetap menginjak bumi,” ucap Klok.

Ia pun mengakui bahwa dirinya bukan tipikal pemain yang puas dengan kondisi. Ia sadar bahwa dirinya tidak akan bisa terus bermain di Indonesia. Klok pun memutuskan untuk belajar bahasa Indonesia dan juga berinvestasi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More