Usai Dipecat Barcelona, Guardiola Layangkan Permintaan Maaf

Sergi Guardiola mengungkapkan permintaan maaf setelah dipecat Barcelona karena kasus dugaan penghinaan terhadap klub asal Catalunya tersebut melalui Twitter.

Guardiola dipecat Barcelona sekitar enam jam setelah menandatangani kontrak bermain untuk tim Barcelona B. Pihak Barcelona menyatakan pemutusan kontrak Guardiola dilakukan setelah mengetahui gelandang 24 tahun itu menghina klub dan Catalunya lewat Twitter.

Dalam sebuah wawancaranya dalam acara televisi El Chiringuito, Guardiola mengungkapkan permintaan maafnya. Namun, pemain yang direkrut dari Alcorcon tersebut membantah telah menghina Barcelona dan Catalunya lewat Twitter.

“Aku ingin meminta maaf kepada Barcelona dan publik Catalunya. Ini sebuah kesalahpahaman. Aku tidak menulis cuitan tersebut. Ini terjadi pada 2013 dan aku tidak tahu cuitan tersebut ada. Seseorang menulis di akun pribadiku, tapi sesungguhnya itu bukan aku,” sebut Guardiola, dilansir Sport.

Guardiola mengaku sudah berusaha meminta maaf kepada pihak Barcelona. Namun, klub yang bermarkas di Camp Nou itu tetap pada keputusan untuk memecatnya. Guardiola pun bisa menerima keputusan Barcelona.

“Jika aku ada dalam posisi Barcelona, aku akan melakukan hal yang sama. Aku sudah mengucapkan permintaan maaf beribu-ribu kali. Aku belajar banyak dari kasus ini,”

Guardiola merupakan salah satu dari tiga pemain anyar yang direkrut Barcelona B. Guardiola direkrut dari Alcorcon, sementara dua lainnya adalah Xemi dari Cornella dan Moises Delgado yang didatangkan dari tim akademi Sevilla.

Dilansir AS, ketiga pemain tersebut sempat melakukan foto bersama dengan direktur hubungan masyarakat Barcelona, Albert Soler, usai melakukan penandatanganan kontrak. Namun, hanya Xemi dan Delgado yang bergabung dengan tim Barcelona B.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More