Van Gaal Akui Antisipasi Bola Mati MU Lemah

Manajer Manchester United, Louis van Gaal mengakui timnya lemah dalam antisipasi bola mati. Hal itu dinilainya menjadi salah satu penyebab kekalahan saat menyambangi markas West Ham United di Boleyn Ground dalam lanjutan di Premier League, Selasa (10/5). Meski tipis, Van Gaal menyatakan bahwa Setan Merah masih mampu finis di zona Liga Champions.

Man. United mendapatkan gempuran bertubi-tubi dari West Ham sepanjang babak pertama. Wayne Rooney dkk bahkan tertinggal akibat gol Diafra Sakho saat laga baru berlangsung 10 menit.

Anthony Martial sempat membawa Man. United berbalik unggul 2-1 atas West Ham setelah mencetak dua gol tambahan pada babak kedua. Namun, West Ham memastikan kemenangan berkat gol Michail Antonio dan Winston Reid pada pengujung laga.

Tadinya, jika menang atas West Ham, Man. United bakal menggeser Manchester City dari poosisi 4-Besar klasemen Premier League. Namun, Setan Merah akhirnya tertahan di posisi kelima dengan perbedaan dua angka dengan Man. City.

Lemahnya antisipasi bola mati merupakan salah satu kelemahan Man. United musim ini. Terbukti, dua gol terakhir West Ham tercipta dari situasi set-piece.

“Itu (kekalahan dari West Ham) sangat mengecewakan karena kami sempat unggul. Kami membiarkan lawan menang karena beberapa bola mati,” ujar Van Gaal, seperti dikutip dari BBC.

“Sebagai seorang manajer, Anda tidak pernah puas. Akan tetapi, ketika unggul 2-1 setelah laga berjalan 70 menit, Anda harus membuat permainan lebih melebar dan mempertahankan bola dengan lebih baik,” imbuh manajer asal Belanda tersebut.

“Saya pikir itu (finis di urutan 4-Besar) masih mungkin, tetapi itu tidak tergantung kami dan ada perbedaan gol,” tandas Van Gaal.

Comments
Loading...