VAR dan Penalti di Menit Akhir Liga Inggris Bikin Berang Semua Pihak

Football5star.com, Indonesia – Pada pekan ke-3 Liga Inggris terdapat kejadian di dua pertandingan yang membuat pro kontra. Kejadian tersebut berhubungan dengan penalti yang diputuskan wasit setelah melihat VAR. Tottenham dan Brighton jadi tim yang merasa dirugikan oleh hal tersebut.

Penalti yang diperoleh Manchester United dan Newcastle dianggap banyak pihak telah menciderai sepak bola. Dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Selasa (29/9/2020) penalti yang didapat dua tim tersebut memang tak menyalahi aturan yang ada.

Tottenham vs Newcastle

Wasit Chris Kavanagh yang memberi penalti untuk United bersandar pada aturan International Football Association Board (IFAB) selaku badan yang menentukan Laws of the Game. Dalam aturan tersebut, tak ada restriksi waktu untuk meninjau insiden-insiden penting.

Artinya keputusan wasit Peter Bankes di laga Spurs vs Newcastle pun tak menyalahi aturan. Namun sejumlah pihak menyerukan agar aturan seperti itu segera diganti. Mantan ketua Profesinal Game Match Official Inggris (PGMOL), Keith Hackett menganggap aturan tersebut bisa diinterpretasikan secara berlebihan oleh wasit. Akibatnya tentu saja pertandingan sepak bola kehilangan ruhnya.

Pihak PGMOL sebenarnya sejak awal 2019 meminta otoritas sepak bola Inggris tidak menerapkan aturan baru mengenai handball. Sejumlah pelatih klub seperti pelatih Palace, Roy Hodgson bahkan merasa frutasi karena lobi-lobi dari para pelatih agar aturan baru tersebut diubah tak juga dikabulkan.

Kabar terakhir menyebutkan bahwa pihak PGMOL dan otoritas Liga Inggris dalam minggu ini akan bertemu untuk membahas masalah ini. Agenda utama dalam pertemuan tersebut ialah mengubah aturan kontroversial tersebut agar pertandingan Liga Inggris bisa kembali menemukan ruhnya.

Protes mengenai aturan ini juga sempat disampaikan oleh mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher. Menurut Carragher, aturan seperti itu hanya membuat sepak bola jadi bahan lelucon.

“Apakah itu Premier League, FA, FIFA, Pierluigi Collina, siapapun yang terlibat dalam ini, hentikan, sebab anda merusak sepakbola bagi semuanya. Benar-benar lelucon,” ucap Carragher.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More