VAR di Liga 1 Indonesia Jadi Diterapkan? Begini Kabar Terbarunya

Football5Star.com, Indonesia – Untuk meningkatkan kualitas kompetisi Liga 1 Indonesia, PSSI menggarap secara serius penerapan VAR (Video Assistant Referee) yang disebut akan diberlakukan mendatang.

VAR sendiri memang sangat berguna untuk meminimalisir kontroversi yang terjadi pada saat pertandingan. Dimulai dari pelanggaran hingga penegasan dari keputusan wasit. VAR banyak diterapkan di liga-liga Eropa dan juga kompetisi skala internasional.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria yang juga didampingi oleh Kepala Departemen Perwasitan, Efraim Ferdinand telah menggelar pertemuan dengan IFAB (International Football Association Board) yang diselenggarakan di Jakarta, pada Kamis (28/11).

IFAB merupakan badan yang memiliki otorisasi penerapan VAR dalam Law of The Game. Dalam pertemuan ini, IFAB diwakili oleh Mr. David Elleray sebagai Technical Director IFAB.

“Sesuai arahan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yg saat ini sedang berada di Manila mendampingi team Garuda di Sea Games 30th 2019, implementasi VAR harus terus dimatangkan. Hari ini kita mengadakan pertemuan dengan IFAB untuk membahas prosedur dan kebijakan penerapan VAR,” ujar Tisha, seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi PSSI.

Ditambahkan, setelah meeting ini akan ada kick off meeting dengan FIFA, IFAB dan PSSI mengenai teknis dan pathway implementasi Video Assistant Referee di 2021. Persiapan akan dimulai dari training SDM, penerapan teknologi, survey stadion, sampai time plan menuju 2021.

Menurut Tisha, dalam tahapan implementasi VAR, maka PSSI akan melewati enam tahapan besar yakni, perencanaan, persiapan, offlineline (non competition), persetujuan dan live competition.

“Jadi dalam implementasi VAR persetujuan akan dari IFAB. Selanjutnya FIFA hanya akan menyetujui begitu IFAB memberikan lampu hijau,” tutur Tisha.

Sebelumnya, pada bulan Juli lalu, PSSI juga telah berkunjung ke Thailand dan dibantu Federasi Sepak bola Thailand (FAT) untuk mengobservasi semua hal terkait implementasi Video Assistant Referee di Thai League 1.

Prosedur untuk Penerapan Video Assistant Referee

Hal penting harus menjadi perhatian dalam pengimplementasian Video Assistant Referee . Antara lain Communication, VAR Development, Technology Consideration and Preparation, Project Management, Finance, Monitoring, Legal; dan Edukasi harus terpenuhi dengan baik dalam rangka mendapatkan approval dari IFAB/FIFA akan pengimplementasian VAR.

Dari sisi prosedur PSSI ke IFAB/ FIFA maka waktu dalam hal mulai dari perencanaan hingga approval membutuhkan 9-12 bulan dalam 5 tahapan prosedur yang meliputi; Tahap 1: Initial consideration yang saat ini sedang terjadi antara IFAB dan PSSI sekitar (1,5 – 3 bulan). Tahap 2: VAR agreement (1 – 2 bulan), Tahap 3: Preparation and Training (6 bulan); Tahap 4: Approval (1 bulan) dan Tahap 5: Monitoring.

Liga IndonesiaPSSIVAR