Vigit Waluyo: Saya Bantu PSS Jadi Juara Liga 2

Football5star.com, Indonesia – Tersangka kasus pengaturan skor, Vigit Waluyo, mengatakan bahwa dirinya memiliki andil besar dibalik keberhasilan PSS Sleman menjadi juara Liga 2 musim lalu. Selain itu, ia juga mengaku sempat ‘membantu’ PS Mojokerto Putra dan Kalteng Putra.

Berkat aksinya mengatur beberapa pertandingan Liga 2, Vigit Waluyo ditetapkan sebagai tersangka pengaturan skor oleh Satgas Antimafia Bola. Selain itu, PS Mojokerto Putra dikenai sanksi berat oleh PSSI.

“Klub yang dengan saya hanya PSMP Mojokerto Putra, PSS Sleman dan Kalteng Putra. Mereka meminta saya untuk membantu memenangkan pertandingan,” kata Vigit Waluyo dikutip dari Antara.

Vigit Waluyo - PSS Sleman - Liga 2 - @Soenardo
@Soenardo

“Dalam membantu memenangkan pertandingan, kami hanya bermain di home. Enggak pernah bermain di away. Cuman, kami memang menitipkan itu kepada Komite Wasit agar tetap dilindungi agar tidak ada kontaminasi dari pihak lain.”

Selain dirinya, Vigit juga mengaku melibatkan beberapa oknum PSSI untuk ‘mengawal’ PSS Sleman. Oknum PSSI yang terlibat akan berusaha melindungi Laskar Elang Jawa agar prestasinya bisa terjaga baik di Liga 2.

“Pada waktu PSS Sleman di event empat dan delapan besar, kami tidak melibatkan banyak pihak. Tapi karena memang itu sudah ada dalam permainan itu beberapa oknum PSSI melindungi agar prestasi tim terjaga dengan baik,” pungkas mantan manajer Deltras Sidoarjo itu.

Selain Vigit Waluyo, Satgas Antimafia Bola juga telah menangkap anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Dwi Irianto atau yang kerap disapa Mbah Putih. Ia ditangkap karena menerima suap dari Vigit Waluyo.

Comments
Loading...