Van Dijk Bertekad Bayar Kekecewaan dengan Menjuarai Liga Champions

Football5star.com, Indonesia – Virgil van Dijk berharap Liverpool bisa membayar kekecewaan karena gagal memenangi gelar Liga Inggris. Caranya dengan memenangi laga final dan menjadi juara di Liga Champions musim ini.

Kemenangan 2-0 Liverpool atas Wolverhampton Wanderers pada pekan terakhir Liga Inggris tidak cukup untuk dapat finis di puncak klasemen akhir. Hasil positif di Stadion Anfield, Minggu (12/5/2019) malam WIB, membuat tim berjulukan The Reds memiliki kemasan 97 poin maksimal.

Raihan tersebut tidak bisa membuat Virgil van Dijk dkk menjadi kampiun di Premier League musim ini. Pasalnya, Manchester City juga berhasil memenangi laga pamungkas melawan Brighton & Hove Albion. Alhasil, skuat asuhan Pep Guardiola mengemas 98 poin akhir dan sukses mempertahankan titel yang mereka menangi pada musim 2017-18.

Kendati demikian, Liverpool masih berpeluang memenangi perebutan gelar bergengsi terakhir di Liga Champions. Keberhasilan mereka mengandaskan Barcelona di semifinal membuat tim besutan Juergen Klopp cs sampai di final Liga Champions musim ini.

Virgil van Dijk tak punya rekor bagus saat melawan Barcelona dan Real Madrid di Liga Champions.
Reuters.com

Di partai puncak The Reds akan berhadapan kontra Tottenham Hotspur. Partai tersebut akan berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano pada 1 Juni 2019.

“Kami harus melihat sisi positif dan ingat bahwa kami juga masih akan bermain di Madrid. Semoga bisa mengakhiri musim dengan tinggi. Hal itulah yang sedang kami upayakan dan lakukan,” kata Van Dijk seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sports.

“Fantastis bisa mencapai final Liga Champions dua kali beruntun. Semoga kami bisa sedikit lebih baik kali ini,” ucapnya.

Meski Liverpool gagal menjadi juara, Virgil van Dijk berhasil memenangi penghargaan di level individu. Ia sukses mengalahkan dua pesaingnya asal Manchester City, Raheem Sterling dan Bernardo Silva sebagai pemain terbaik Liga Inggris musim ini.

Terpilihnya bek sekaligus kapten timnas Belanda ini memang tak lepas dari performa apiknya sepanjang musim. Ia tidak pernah absen dalam 37 pertandingan Premier League musim ini. Selain konsisten dalam menjaga pertahanan, ia juga lihai dalam urusan cetak gol. Total empat gol serta dua assist lahir dari kaki dan kepalanya.

Comments
Loading...