Walau Dikasih Hotel Gratis, Pengeluaran Klub Luar Jawa Tetap Besar

Football5Star.com, Indonesia – Persiraja Banda Aceh meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menambah uang subsidi bila Liga 1 2020 dipusatkan di Jawa. Sebab menurutnya, meski nantinya dijanjikan hotel gratis, pengeluaran klub-klub luar Jawa tetap saja besar.

Seperti diketahui, PSSI memutuskan untuk melanjutkan Liga 1 2020 pada Oktober mendatang. Ada opsi kompetisi akan dipusatkan di Jawa. Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, jua berusaha agar para klub bisa mendapatkan hotel gratis bila bermarkas di Jawa nantinya.

Meski begitu, hotel gratis saja menurut Sekretaris Persiraja, Rahmat Djailani, tak cukup. Karena nantinya klub-klub jua akan menjalani pertandingan tandang yang pastinya mengeluarkan biaya tak sedikit.

“Kami sudah hitung benar pengeluaran, walau ketum janjikan hotel gratis di Pulau Jawa, tapi kan pengeluaran lain tetap. Kami misal (bermarkas) di Jogja, away ke Tangerang atau Jakarta, kan gak mungkin naik bus, tetap naik pesawat. Kalau ke Surabaya atau ke Malang, masih okelah via bus. Kalau ke Jakarta kan susah,” ungkap Rahmat Djailani saat dihubungi Football5Star.

adam mitter-persiraja-the guardian

Persiraja berharap PT LIB menambah uang subsidi klub menjadi setidaknya Rp 1,2 miliar. Kalau di bawah itu, Rahmat menilai klub-klub bisa saja terancam bangkrut.

“Kalau gak bisa minimal Rp 1,2 miliar klub bisa bangkrut itu. Dipaksain, lalu bisa bermasalah ke pemain, pemain bisa adu ke FIFA kalau tunggak gaji walau sudah nego 50 persen,” papar dia.

Menurutnya, permintaan ini bukan cuma Persiraja saja. “Semua klub minta, coba telepon Nabil (Husein) di Borneo, Pak Yoyok Sukawi. Memang hitung-hitungannya kita gak cukup Rp 800 juta itu. Semua belum final. Kami masih tunggu teknis pelaksanaan dari LIB,” tutup dia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More